Alasan Pemerintah Menaikkan Harga Jual BBM Subsidi di Tahun 2014

Masih melekat dalam ingatan SI bagaimana hingar bingar pesta syukuran rakyat yang digelar seusai pelantikan presiden dan wakil presiden baru, Joko Widodo-Jusuf Kalla, hari Senin tanggal 20 Oktober 2014.

Belum genap satu bulan dari pesta bulan madu tersebut Pemerintah melakukan kebijakan yang tidak populer yaitu menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk jenis premium dan solar di tengah harga minyak dunia tengah melemah.

BBM Naik

Pemerintah melalui Menteri Keuangannya Bambang Brodjonegoro mengemukakan beberapa alasan mengenai kebijakan tersebut. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Perhitungan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk jenis premium dan solar tidak bisa berpatokan pada turunnya harga minyak dunia hanya dalam beberapa pekan terakhir ini.

“Kita tidak melihat harga minyak hari per harinya. Kita harus melihatnya dalam setahun, sebulan, bagaimana perkembangannya. karena harga minyak ini kita lihat bahwa pasti akan rendah terus. Bisa saja kemudian naik, meski naiknya sedikit, tetapi tetap saja itu akan menciptakan subsidi,” tegas Menkeu.

2. Pengalihan subsidi BBM kepada sektor produktif maka akan banyak infrastruktur, perlindungan kesejehteraan masyarakat kurang mampu dan Pembangunan pembangkit listrik yang bisa dibangun.

“Kalau kita lihat, ya rata-rata setahun ini kalau kita ambil perkiraan premium itu Rp3.500 per liter, subsidinya per liter kalau kita lihat rata-rata setahunnya. Jadi memang itu jumlahnya cukup besar. Jadi kalau kita naikkan Rp2.000 berarti masih menyisakan kalau kita rata-rata setahun Rp1.500. Kalau memang lihat hari ke hari, bulan ke bulan pasti ada fluktuasi,” jelas Menkeu.

3. Penambahan anggaran untuk belanja produktif Pemerintah.

“Kebijakan hari ini (menaikkan harga BBM) akan memberikan tambahan untuk belanja produktif di atas Rp100 triliun,” ungkap Menkeu.

Kemana tambahan belanja ini akan dipakai?

Tambahan biaya ini akan dialihkan untuk belanja produktifnya, yang sebagian akan ditujukan untuk infrastruktur, memperkuat perlindungan sosial bagi keluarga miskin dan hampir miskin.

“Yang paling penting adalah untuk mewujudkan visi Presiden Jokowi, termasuk pembangunan di sektor maritim,” jelas Menkeu.

Selain Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago ikut angkat bicara dengan mengungkapkan beberapa statement yang menerangkan untuk apa tambahan anggaran tersebut akan dipakai:

1. Untuk agenda prioritas Kabinet Kerja.

Sebagai contoh untuk meningkatkan produksi pangan. Misalnya untuk memperbaiki irigasi yang rusak dan membangun irigasi yang baru.

“Insya Allah tiga tahun mendatang kita bisa swasembada beras,” ungkap Menteri PPN.

2. Untuk peningkatkan produksi energi.

Sebagai contoh:

  • Mempercepat realisasi pembangunan pembangkit.
  • Untuk sektor kemaritiman dan kelautan.
  • Perbaikan jalan.
  • Pembangunan jalan baru yang memang diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat.

Jadi kesemuanya itu adalah untuk membuat masyarakat lebih produktif.

Semoga saja niat baik Pemerintah dengan menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk jenis premium dan solar dapat dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat seperti yang tecantum dalam UUD 1945 Pasal 33 Ayat 3 yang berbunyi:

”Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”

Jika memang ternyata dikemudian hari ada udang dibalik batu atas kenaikan harga jual bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan tidak dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat mari kita buat rame agar Pemerintah tidak semena-mena dalam membuat kebijakan.

Semoga mencerahkan.

*Dari berbagai sumber.

Related articles:

  • Inilah Salah Satu Kunci Sukses Liburan Anda (klik disini)
  • Kronologi Hilangnya Air Asia QZ 8501 (klik disini)
  • Airbag Bermasalah Honda Indonesia Recall Ribuan Honda City (klik disini)
  • Lokasi Samsat dan Pelayanan SIM Keliling Kota Batam (klik disini)
  • Bamboo Bee Bicycles, Sepeda Bambu Dengan Harga Rp 17.2 Juta (klik disini)
  • Ojek Syariah, Apakah Merupakan Solusi? (klik disini)
  • Tatkala Botol Berubah Menjadi Kotak dan Gelas Berubah Menjadi Botol dan Kotak (klik disini)
  • Artikel Sederhana Ini Membuat thegreenblog.net Sedikit Lebih Dikenal (klik disini)
  • Sepuluh Motor Terlaris 2014 (klik disini)
  • Akhirnya Kuda Besiku Tembus 1,000 Kilometer Juga… (klik disini)

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Bensin dan tag , . Tandai permalink.

35 Balasan ke Alasan Pemerintah Menaikkan Harga Jual BBM Subsidi di Tahun 2014

  1. orong-orong berkata:

    menyimak, ane rakyat biasa

    Suka

  2. Ferboes.com berkata:

    Meminyak gan… 😀 saya gak mau pusing2 mikirinnya 😀
    Film Ghost Rider Terbaru Memakai Motor All New CBR150R…??? Kereeennn….!!!

    Suka

  3. Ping balik: Perbedaan BBM Jenis Premium, Pertamax dan Pertamax Plus | The Green Blog

  4. Ping balik: Kesan Singindo Saat Bertemu Jokowi di Singapore | Sing Indo

  5. Ping balik: Agenda Lain Jokowi di Singapore | Sing Indo

  6. Ping balik: Hari Ini Jokowi ke Singapore, Kemungkinan Tiba Pukul 16:35 atau 17:45 Waktu Singapore | Sing Indo

  7. Ping balik: Susi Pudjiastuti, Mantan Bikers Yang Kini Menjadi Menteri | Sing Indo

  8. Asep Juga berkata:

    menaikan hrg bbm skrng ini mengurangi subsidi atau menghilangkan?

    Suka

  9. Ping balik: Apapun Yang Kita Katakan, Apapun Yang Kita Lakukan, People Will Always Find Something To Say | Sing Indo

  10. Ping balik: Mobil Tetangga Menutupi Rumah Orang Lain | The Green Blog

  11. Ping balik: Stiker Keluarga di Mobil Itu Berbahaya | The Green Blog

  12. Ping balik: Trik Mencampur Bensin yang Aman | The Green Blog

  13. Ping balik: Kawasaki Ninja 150RR Special Edition 2014 | The Green Blog

  14. Ping balik: Cara Menghitung Pajak Progresif Kendaraan Bermotor | The Green Blog

  15. Ping balik: Alasan Memilih Kawasaki Ninja 150 L di tahun 2013 | The Green Blog

  16. Ping balik: Nasib Kawasaki Ninja 150 Setelah Muncul Kawasaki Ninja RR Mono | The Green Blog

  17. Ping balik: Kawasaki D-Tracker 150 Rp 26,4 Juta OTR Jakarta dan Warna Baru | The Green Blog

  18. Ping balik: Mengapa Harga Mobil di Batam Lebih Murah? | The Green Blog

  19. Ping balik: Komparasi Fisik Kawasaki Ninja 150 Series 5 Tahun Terakhir | The Green Blog

  20. Ping balik: Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor | The Green Blog

  21. Ping balik: Tahun 2015 Biaya Buat SIM A, B, dan C Naik Antara 150% Hingga 275% | The Green Blog

  22. Ping balik: Haruskah Mobil Selalu Mengalah dengan Motor dalam Kecelakaan Lalu Lintas? | The Green Blog

  23. Ping balik: Salah Kaprah Penggunaan Lampu Hazard | The Green Blog

  24. Ping balik: Fungsi Utama Rear Grip Pada Sepeda Motor | The Green Blog

  25. Ping balik: Komparasi Value Motor Sport Rentang Harga Rp 28jt – 62jt | The Green Blog

  26. Ping balik: Picture Gallery Kawasaki Ninja 150 R dan Ninja 150 SS di Jakarta Fair Kemayoran 2014 | The Green Blog

  27. Ping balik: Daftar Harga Resmi Yamaha YZF R15 April 2014 Cash dan Simulasi Kredit | The Green Blog

  28. Ping balik: Bensin yang Cocok untuk Kendaraan Anda | The Green Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s