Kalau Anda Demam atau Pilek, Bukan Antibiotik Obatnya!

Selamat siang Mas bro dan Mbak sis sekalian…

Sepuluh hari yang lalu ramai diberitakan di media online bahwa ketika dokter sudah berada di genggaman perusahaan farmasi, yang terjadi adalah kekonyolan. Pasien akan menerima resep “tak masuk akal”. Namun, pasien tak berdaya karena ketidaktahuannya. Seperti yang Singindo kutip dari tribunnews.com (klik disini).

Obat-obatan

Singindo jadi teringat ada seorang teman yang memposting sebuah gambar di salah satu account social media tentang antibiotik seperti gambar dibawah ini.

Antibiotik

Di Indonesia, setiap kali kita ke dokter kemungkinan besar diresepkan antibiotik padahal sakitnya hanya batuk dan pilek.

Lain halnya di Singapore, beberapa kali Singindo berobat karena batuk dan pilek gak pernah di beri antibiotik padahal udah mohon-mohon sama dokternya supaya di kasih antibiotik. Tetep aja gak di kasih. Tapi ya sembuh juga.

Singindo jadi berpikir jangan-jangan gara-gara seperti kasus diatas. Tapi ya sudahlah kita gak usah suuzon. Sekarang bagaimana kita mempersiapkan diri dan lebih paham tentang seluk beluk antibiotik agak kita tidak terjebak resep ajaib.

Gejala demam, sakit tenggorokan, batuk dan pilek kemungkinan besar disebabkan oleh virus jadi tidak perlu antibiotik.

Mengobati demam, flu, batuk dan pilek dengan antibiotik tidak akan membuat kita lebih sehat, tidak akan menjadikan keadaan kita lebih baik, tidak menyembuhkan dan tidak mencegah penularan kepada orang lain.

Apa fungsi dari antibiotik?

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti Tuberculosis (TBC), infeksi pada aliran darah, dan pneumonia. Antibiotik bekerja dengan membunuh bakteri atau menghentikan pertumbuhan bakteri.

Jadi antibiotik itu membunuh bakteri bukan virus. meski antibiotik memiliki banyak manfaat panggunaannya yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi bakteri terhadap antibiotik.

Apa itu resistensi bakteri terhadap antibiotik?

Resistensi antibiotik muncul ketika bakteri berubah untuk melindungi dirinya dari suatu antibiotik. Resistensi semakin meningkat dan jumlah antibiotik yang masih efektif semakin menurun.

Bakteri menjadi lebih kuat dan tidak mempan terhadap antibiotik. Infeksi oleh bakteri yang resisten perlu antibiotik yang lebih kuat dan lebih mahal. Bakteri yang resisten cepat menyebar ke anggota keluarga, teman sekolah, rekan kerja dan mengancam masyarakat.

Sekedar informasi tambahan, selama 30 tahun terakhir tidak ada antibiotik jenis baru yang dikembangkan.

Apa yang dapat kita lakukan?

Komunikasikan resistensi antibiotik dengan dokter Mas bro. Katakan Masbro mendukung penggunaan obat yang rasional. Jika dokter menganggap Mas bro perlu mengkonsumsi antibiotik makan gunakan antibiotik hanya jika diresepkan oleh dokter, tuntaskan dosis sesuai resep meskipun sudah merasa membaik dan jangan pernah berbagi antibiotik dengan orang lain.

Selain tips diatas, agar tidak tertipu oleh oknum dokter nakal, Mengaku sebagai orang farmasi merupakan jurus pamungkas agak tidak menjadi korban resep yang aneh-aneh.

Semoga bermanfaat.

Related articles:

  • Kesan Singindo Saat Bertemu Jokowi di Singapore (klik disini).
  • Bamboo Bee Bicycles, Sepeda Bambu Dengan Harga Rp 17.2 Juta (klik disini).
  • Agenda Lain Jokowi di Singapore (klik disini).
  • Picture Gallery Kawasaki di Karya Semesta Investama (klik disini).
  • Pajak Honda City Tahun 2007 Wilayah DKI Jakarta (klik disini).
  • Menjemput Rezeki (klik disini).
  • Daftar Harga Mobil Mazda di Batam Bulan October 2014 (klik disini).
  • Mobil Paling ‘Hijau’ di Amerika (klik disini).
  • ‘Baju Perang’ Kotak-kotak Antar Jokowi ke Istana (klik disini).
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Health dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

16 Balasan ke Kalau Anda Demam atau Pilek, Bukan Antibiotik Obatnya!

  1. nbsusanto berkata:

    yap setuju.. walau kalo aku kenapa pilek nggak pake antibiotik lebih ke tabiat orang yang kalo terasa sehat udah nggak minum obat lagi.. padahal kalo antibiotik kan harus habis.. 🙂

    Suka

  2. wtf170 berkata:

    ane mah kl pilek malah banyak2in minum es 😀

    Suka

  3. yusufblog23 berkata:

    iku pasien e kekurangan cairan kayaknya, wkwkwkwk

    Suka

  4. Ping balik: Pengakuan Mengejutkan Mantan Karyawan KFC | Sing Indo

  5. Ping balik: Tertipu Saat Pesan Makanan di KFC Istana Plaza Bandung | Sing Indo

  6. bikerkampung86 berkata:

    ya…..dokter juga dikejar sales ama perusahaan obat om itu udh rahasia umum

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s