Hanya Dengan Membayar Sejumlah Uang Mas Bro Gak Perlu Antri di Imigrasi Selama Setahun

Antrian di Imigrasi

Selamat sore Mas bro dan Mbak sis…

Yang pertama kali terbayang saat mendengar kata imigrasi adalah antrian yang panjang dan sangat membosankan. Bahkan disaat-saat tertentu antrian bisa lebih dari 30 menit hanya untuk mendapatkan stempel dari imigrasi. Tentunya orang-orang yang sering traveling antar negara sangat paham dengan keadaan tersebut.

Bayangkan saja… kita harus melalui dua tahap pengecekan passport. Yang pertama saat kita akan meninggalkan tanah air dan kedua saat kita akan memasuki negara tujuan.

Akhir tahun 2011 sampai akhir tahun 2014, Sebulan dua kali Singindo bolak balik Singapore – Jakarta. Dari Singapore ke Jakarta hari jumat malam dan balik dari Jakarta ke Singapore hari senin pagi.

Untuk imigrasi di Singapore sie gak masalah karena Singindo pemegang long term pass jadi lewat imigrasi di Singapore tinggal scan passport sendiri dan scan sidik jari jempol saja.

Sedangkan di Jakarta harus melalui proses antrian yang panjang untuk mendapatkan stempel dari imigrasi.

Singkat cerita, lain di Jakarta lain pula di Batam….

Hanya dengan membayar sejumlah uang sebesar 1,5 juta rupiah yang ditukarkan dengan EIS-I Card atau yang biasa disebut SEZ card, Mas bro gak perlu antri di imigrasi selama setahun.

Smart Card

Hah kok bisa? Apaan sie EIS-I Card a.k.a. SEZ card?

SEZ card adalah kartu imigrasi Indonesia yang berisi Electronic Information System for Immigration Card yang disingkat EISI card.

Smart card system ini dilengkapi dengan scanner sidik jari dan smart card readers di SEZ Auto Gate di Pelabuhan.

Batam Center Point

Hal ini membuat proses clearance lebih cepat, tingkat keamanan lebih tinggi, jalur clrearance otomatis dan juga data entry otomatis.

Apa saja sie manfaat dari EIS-I Card a.k.a. SEZ card ini?

Manfaat SEZ card adalah sebuah cara mudah untuk orang-orang yang sering bepergian di Immigration Check Points, di mana pemegang kartu tidak perlu mengisi Embarkation / Disambarkation Card, tidak perlu cap passport, semua proses imigrasi dilakukan di Autogates.

Bagaimana cara kerja dari EIS-I Card a.k.a. SEZ card ini?

Yang semua pemegang kartu harus lakukan adalah memasukkan kartu ke card reader dan menempelkan jempol pada fingger scanner, semua instruksi tertera pada layar autogate.

Harbour Bay

SEZ dapat digunakan di Autogates di 8 pelabuhan dalam Kepulauan Riau yang berada di Nongsa, Batam Center, Sekupang, Teluk Senimba, Harbour Bay, Tanjung Pinang, Bintan dan Tanjung Balai Karimun.

Semoga bermanfaat.

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Travel dan tag , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

25 Balasan ke Hanya Dengan Membayar Sejumlah Uang Mas Bro Gak Perlu Antri di Imigrasi Selama Setahun

  1. orong-orong berkata:

    semua bisa mudah

    Suka

  2. Azis Karim berkata:

    Baru tau saya ada yg begitu, canggih jg yak

    Suka

  3. Saya pilih ngantri aja mas hihihi… dah jarang ke sg sekarang 😀

    Suka

  4. Ping balik: 20 Mobil Terlaris di Indonesia Bulan November 2014 | Sing Indo

  5. Ping balik: Menyibak Tabir Misteri Pembunuhan Randy Hariyanto | Sing Indo

  6. Ping balik: 20 Mobil Terlaris di Indonesia Bulan Januari 2015 | Sing Indo

  7. Ping balik: Modus Baru Curanmor dengan Melakukan Hubungan Seks | Sing Indo

  8. Silmarillion berkata:

    Ini bukti kalo bisa dibikin dibikin duit kenapa harus dibikin normal, ya…? Kalau sistem imigrasi yang normal bisa dibuat seperti sistem sez card ini, kenapa harus ada dualisme ya…? Padahal sama saja seandainya scan sez card itu diaplikasikan ke scan passport, data data biometrik pun ada di passport.

    Suka

  9. Ping balik: Nongsa Cycle 2015, Tanjakan Sepanjang 1 KM dengan Kemiringan 70 Derajat Siap Menantang Pesepeda yang Bernyali | Sing Indo

  10. antriannya canggih ya…

    Suka

  11. Rudy berkata:

    Bro, butuh dokumen apa aja utk apply? terus, bisa selesai berapa hari? berapa duit? Thanks sebelumnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s