Video Rekaman Aksi Tosan Menghadang Truk Pasir Bersama Salim Kancil Ketika Almarhum Masih Hidup

Video Rekaman Aksi Tosan Menghadang Truk Pasir Bersama Salim Kancil Ketika Almarhum Masih Hidup

Selamat malam Mas bro dan Mbak sis…

Berita lanjutan mengenai kasus Salim Kancil adalah Pemerintah Kabupaten Lumajang sedang memproses penonaktifan Kepala Desa Selok Awar-Awar Haryono setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan aktivis tolak tambang Salim alias Kancil, Kamis, 1 Oktober lalu.

Sekretaris Daerah Pemkab Lumajang bahkan sudah memerintahkan bagian pemerintahan desa dan hukum untuk mengkaji proses pemberhentian Haryono yang kini jadi tersangka dan ditahan oleh aparat kepolisian.

Menurut Sekretaris Daerah Pemkab Lumajang, Haryono yang terancam hukuman mati dan dituntut di atas 5 tahun penjara, sudah layak masuk dalam kategori pejabat yang diberhentikan.

Haryono dijerat dalam pasal 388, 340, dan 170 KUHP, dengan tuntutan maksimal hukuman mati.

Namun, mekanisme proses pemberhentian Haryono masih akan menunggu hasil putusan dari Pengadilan Negeri.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Sekda Lumajang mengatakan, agar pelayanan di Desa Selok Awar-awar tetap berjalan.

Sebagai pengganti Haryono, Pemkab telah menunjuk Sekretaris Desa Rachmad sebagai pelaksana harian.

Rachmad menyanggupi dan siap untuk memberikan pelayanan pada warga Desa Selok Awar-Awar, seperti pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Sebelumnya, Salim tewas dibunuh oleh sekitar empat puluhan orang pada Sabtu, 26 September. Investigasi langsung dilakukan oleh kepolisian, termasuk menetapkan 38 tersangka.

Selain kepala desa, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) telah menetapkan seorang pengusaha berinisial R sebagai tersangka penambangan pasir ilegal di Lumajang.

Kepala Desa fasilitasi pembunuhan Salim?

Berdasar penelusuran Kepala Polres Lumajang Ajun Komisaris Besar Fadly Munzir Ismail, kantor desa dijadikan tempat penganiayaan oleh komplotan pembunuh Salim.

Menurut Fadly, kantor desa tidak mungkin digunakan oleh kelompok yang menganiaya Salim tanpa seizin kepala desa. Terlebih lagi, di sana ada alat setrum listrik yang kemudian digunakan untuk menyiksa Salim.

Penetapan tersangka juga didukung oleh sejumlah keterangan saksi mata. Menurut Fadly, sehari sebelum pembunuhan Salim, Haryono sempat memimpin rapat untuk kerja bakti pada Jumat, 25 September 2015.

Namun, Haryono masih kukuh mengatakan bahwa dirinya saat kejadian sedang tidur di rumahnya.

Selain kasus pembunuhan terhadap Salim, polisi juga menetapkan Haryono sebagai tersangka dalam kasus pertambangan ilegal.

Itulah update terakhir dari kasus Salim Kancil.

Bagi yang penasaran ingin menyaksikan bagaimana aksi heroik para pejuang penolak tambang pasir yang dikomandoi Salim Kancil dan Tosan memblokade barisan truk pasir, Mari kita simak video berikut ini.

Keterangan: Almarhum Salim Kancil yang memakai topi putih dan baju lengan panjang warna abu-abu.

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kriminal dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Video Rekaman Aksi Tosan Menghadang Truk Pasir Bersama Salim Kancil Ketika Almarhum Masih Hidup

  1. kaltim lowongan berkata:

    salut sama orang2 yng berani membela kebenaran,,,

    Suka

  2. alrisblog berkata:

    Aparatnya juga harus diselidiki nih.

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Sing Indo Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s