Terang-terangan Itu Lebih Baik Daripada Diam-diam Gak Taunya Mengandung Babi

Terang-terangan Itu Lebih Baik Daripada Diam-diam Gak Taunya Mengandung Babi 1

Selamat Malam Mas bro dan Mbak sis…

Singindo salut dengan Bapak Nengah Winarta penjual bakso rasa babi yang merupakan satu-satunya penjual bakso asli krama Bali dipinggir jalan dikawasan jalan A.Yani tepatnya di timur Masjid Agung Kabupaten Tabanan.

Terang-terangan Itu Lebih Baik Daripada Diam-diam Gak Taunya Mengandung Babi 2

Di warungnya tersebut Bapak Nengah Winarta memasang plang yang sangat besar bertuliskan “Bakso babi 100% haram”. Menurut Singindo itu lebih bagus karena terlihat dengan jelas. Jadi sangat memudahkan untuk orang yang tidak mengkonsumsi babi untuk tidak singgah di warung bakso tersebut.

Terang-terangan Itu Lebih Baik Daripada Diam-diam Gak Taunya Mengandung Babi 3

23 hari yang lalu tepatnya tanggal 9 November 2015 Sukla Satyagraha memposting hal ini di Facebook. Berikut tulisan lengkapnya.

Ada rasa jengah yang dialami oleh Bapak Nengah Winarta seorang penjual bakso babi, satu-satunya penjual bakso asli krama Bali dipinggir jalan dikawasan jalan A. Yani tepatnya di timur Masjid Agung kota tabanan, Beliau awalnya adalah penjual bakso ayam namun tiba-tiba ditolak alias dibatalkan oleh pembeli (bukan semeton Bali) hanya gara-gara tempat jualan beliau berisi plangkiran, Beliau menuturkan kepada team nawasanga sukla satyagraha bahwa olahan baksonya memang lain daripada yang lainnya karena resep yang mereka terapkan hampir semuanya berbahan alami tanpa pengawet (msg), Biasanya kalau bakso orang lain atau bakso yang dijual dijalanan memang sangat kenyal namun akan awet sepanjang hari, “hehehe.. tubuh kita khan bukan kulkas, bukan untuk menyimpan makanan tapi untuk diproses agar tubuh kita lebih sehat” ungkap Pak Nengah Winarta dengan ketawanya yang khas. Saat ini beliau dibantu oleh seorang anak dan istrinya berjualan, “lumayan pak perhari habis 15 kg daging jadi cukup untuk biaya hidup” ungkap istri Pak Nengah menambahkan. Langganan bakso babi tanpa pengawet ini adalah rata-rata orang Bali yang tinggal didekat kota Tabanan dan beberapa pelancong bermobil yang kebetulan lewat menuju kawasan wisata Tanah Lot atau menempuh perjalan menuju Gilimanuk. Semeton mampir ngih ring Bakso Babi 100% Haram beberapa meter ditimur Masjid Agung Kota Tabanan.

Dua jempol untuk Pak Nengah Winarta… jujur itu lebih baik dari pada mengaku halal gak taunya haram…

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Food dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

39 Balasan ke Terang-terangan Itu Lebih Baik Daripada Diam-diam Gak Taunya Mengandung Babi

  1. ninja150ss berkata:

    Jos sekali pedagangnya,,salut

    Suka

  2. lamikgemini berkata:

    penjual yang jujur..maknyuss

    Suka

  3. Ferboes berkata:

    Wah… Blak blakan…

    Disukai oleh 1 orang

  4. alrisblog berkata:

    Pak Nengah ini jos tenan, jujur abis.
    saya menghargai beliau daripada anggota dpr yang ngomong rekaman percakapan kasus yang lagi rame cuma semenit, jebule setelah diperdengarkan secara resmi, lamanya rekaman itu hampir satu setengah jam, wkwkwk…

    Suka

  5. Ping balik: Tulisan Diatas Meja Sidang MKD Ini Langsung Mendunia | Sing Indo

  6. soffianblog berkata:

    bgs itu,kl terang2an…..

    Suka

  7. Ping balik: Netizen Sorot Hasil Kerja Dokter di Kota Lubuklinggau | Sing Indo

  8. Bambang Kusharyatno berkata:

    Jangan-jangan mengandung daging Sapi… shg ada sedikit halalnya..
    Wooiw bahaya juga nih yg kayak begini……
    Penipuan gaya baru…….

    Suka

  9. ngeved berkata:

    cakep….. menjaring marketnya sendiri

    Suka

  10. bobby santosa berkata:

    Mantap pak nengah..tiang mau mampir kesana..tiang usul biar ad balungnya biar kelihatan asli daging babi ny..

    Disukai oleh 1 orang

  11. NENEK berkata:

    Yg mau pesan bakso babi ke rumah bisa dikirim tanpa pengawet. Salah satu khas Toraja yg bisa dikirim ke tempat kamu. Mau liat contoh bisa hubungi 0822 9197 8787. Selain itu ada dendeng babi asap khas Toraja dan aneka masakan Toraja yg menggugah selera. Ayo order…..

    Suka

  12. Anonim berkata:

    Kenapa harus haram, kata haram cuman orang muslim aja yg tau, sy paling setuju tulisanya BAKSO BABI HALAL makanan gak ada istilah haram bos, kalau poligami sudah pasti haram

    Suka

  13. Anonim berkata:

    Mmg enak mas brow…

    Suka

  14. Hen Khym Hyun berkata:

    tapi kurang respek lah,,masa posternya babi lagi riang gembira,padahalkan dimasak,,harusnya gambar babinya sedih gtu,,

    Suka

  15. Nao berkata:

    Haram bagi yg muslim tp tidak haram bagi non. Dr pada bapak ini jualan baso tulisannya halal tp d oplos daging babi mendingan jujur tulis pake babi.

    Suka

  16. Ze Mhd berkata:

    Lebih baik begitu, biar masyarakat tidak merasa ragu , terlebih bagi yang muslim.

    Suka

  17. gunchy berkata:

    Anda aja itu yg berpikiran terlalu pendek alias GOBLOK ratno. Fuck u..

    Suka

  18. atiow berkata:

    Terimakasih kepada bapak yg dgn terang mengatakan baksonya haram, khususnya lokasi berada dekat dgn masjid.

    Suka

  19. warkirasep berkata:

    Kenapa harus pake Haram ya, mungkin biar tidak menjadi kontropersi jangan di angkat kata haram nya

    Suka

  20. andri berkata:

    rasanya di Bali banyak yg nulis 100% haram.

    btw, sekedar info, kata bak-so sendiri berasal dari bahasa hokkian (bak= babi).

    Suka

  21. Anonim berkata:

    mantap……

    Suka

  22. jaya berkata:

    Ayo yang jualan bakso daging kucing maupun tikus….ikutin cara penjual bakso ini

    Suka

  23. Anonim berkata:

    Mending di tulis haram, dari pada yang lu makan selama ini pake daging tikus…. emang gtu orang berpikiran sempit lebih suka di tipu dari pada orang jujur

    Suka

  24. Anonim berkata:

    Jujur itu menyakitkan, mkanya pd suka d boongin

    Suka

  25. Ping balik: Lho, “Cucu Raja Arab” Kok Nggak Berhijab Dan Malah Pamer Susu??? | singindo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s