Hati-hati Barang Anda Dibongkar di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta

Hati-hati Barang Anda Dibongkar di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta

Selamat malam Mas bro dan Mbak sis…

Siang tadi sekitar pukul 13:00 WIB (14/12/15) account Ilha Latuconsina mengungkapkan kekecewaanya saat paket yang sudah rapi dan siap untuk dibawa naik ke pesawat harus dibongkar ulang.

Ilha setuju paketnya dibongkar dengan syarat dirapikan kembali. Untuk lebih jelasnya mari kita simak tulisan beliau berikut ini.

Tragedi dan drama pagi ini… Barang-barang kami di bongkar di Bandara Soekarno Hatta terminal 2F, kami dibentak-bentak sama petugas bandara karena membawa “snow spray”… Dari awal petugas membongkar, saya mewanti-wanti agar merapikan barang-barang kami seperti awal lagi karena saya berangkat bersama kakak perempuan dan anak-anaknya, tidak ada laki-laki yang mendampingi kami jadi tidak ada yang bisa membantu kami mengangkatnya… Petugas-petugas itu menjawab “iya”… Setelah diambil semua snow spray, barang kami diletakkan begitu saja, tanpa diikat seperti awal lagi.. Kami complaint ke petugas-petugas itu tapi mereka tidak memperdulikan, akhirnya saya foto petugas-petugas itu, eh itu petugas yang bernama “Rika” berteriak dan dengan kasar mau mengambil handphone saya… Dan semua petugas keluar dan hanya tertawa saja… Akhirnya porter yang kami pakai yang merapikan… Kasian sekali bapak porternya.. Hati-hati barang anda di bongkar di terminal 2F Bandara Ssoekarno Hatta!

Note: Dalam situasi itu keponakan saya sedang disuapin kakak perempuan saya, keponakan saya sampai nangis dan muntah-muntah tapi “petugas-petugas yang luar biasa” itu tidak perduli.. Saya gak tahu apakah mereka tidak ditrainning sebelumnya? Atau kepala angkasa pura yang tidak mengontrol anak buahnya secara berkala sampai kejadian-kejadian seperti ini bisa terjadi?

Tolong disebar… Jika anda memiliki partner di Kompas TV, Metro TV atau kenalan reporter tolong bisa menghubungi saya untuk menindak lanjuti hal ini.. Terima kasih saudara-saudara.

Hmmm wajar saja Ilha kecewa karena bukan tas yang dibongkar melainkan kardus yang sudah dilakban rapi harus dibongkar dan tidak dirapikan kembali.

Banyak yang menyayangkan pelayanan dari petugas tersebut. Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi.

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Travel dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

43 Balasan ke Hati-hati Barang Anda Dibongkar di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta

  1. sebarkan.org berkata:

    Padahal yg dibawa snow spray..

    Suka

  2. Ir. Haji Lalu Muhammad Hamdan Sjahrul, SH. berkata:

    ADUDUH… KASIHAN, MEMANG PETUGAS2 ITU SEMU A***** BARU BERPANGKAT AVSEC AJA SOMBONGNYA MINTAK AMPUN, KAMI LHO PEMEGANG “PASS X” SLL RAMAH SAMA PENGUNJUNG! YA PENGUNJUNG! BAPALAGI PENUMPANG, MAU KOMEN BANYAK TAPI “LAGI NDAK BISA”

    Suka

  3. Ir. Haji Lalu Muhammad Hamdan Sjahrul, SH. berkata:

    RIKA?? PENAMPILANNYA AJA AGAMIS TAPI KELAKUANNYA KAYAK B*******

    Suka

  4. alrisblog berkata:

    jilbaban, kelakuan tak mencerminkan pakaian.

    Suka

    • Andi berkata:

      Padahal yang jadi penjahatnya harusnya yang bawa snow spray (aerosol) yg merupakan barang berbahaya untuk penerbangan. Kok yang disalahin yang menyita. Kalau mau aman tanpa geledah, naik kereta api aja.

      Suka

      • Dian berkata:

        Bung Andi, coba di baca lagi baik baik, yanh d sayangkan bukan baranh yg d sita, namun barang yg d bongkar, tapi tidak dirapikan kembali, dengan posisi ibu ini membawa anak kecil.

        Trima kasih.

        Suka

      • Jefry berkata:

        SOP nya AP II gak ada buat ngerapiin kembali barang yang dibongkar karena membawa benda yang dilarang.. ya inilah indonesia yang salah lebih ngeyel dan “pengunjung adalah raja” karena sudah bayar airport tax.. gak ada bedanya sama yg ngerusak taman karena sudah bayar lima ribu..

        Suka

    • Sing Indo berkata:

      yah begitulah…

      Suka

  5. Pakdhe Atim berkata:

    waspadalah… 😀

    Suka

  6. imotorium berkata:

    memang rese kok avsec sekarang, malah di dalam lebih mengerikan lagi praktek pencuriannya… saya pernah lihat sendiri pas kerja di sana dulu

    Suka

  7. ndesoedisi berkata:

    sebenarnya prosedurnya gimana Om ?

    Suka

    • Sing Indo berkata:

      petugas membongkar kardus karena ada snow spray sudah benar. yang dicomplaint oleh dia adalah tidak ada niat membantu dari petugas dan malah membentak. dia pun setuju dibongkar asalkan dibantuin rapihin lagi. begitu mang…

      Suka

  8. handoyo25 berkata:

    1. Ini bukan kejadi yg dialami sendiri oleh Ilha Latuconsina, dia hanya share status teman FBnya (Imleda
    Ini klarifikasinya:

    2. Dan ini status Imelda yg mengalaminya sendiri:

    3. Ada informasi lain sbg pembanding, agar kita lebih fair menilai situasi:

    4. Di bandara manapun diseluruh dunia, bukan kewajiban aviation security (avsec) utk merapikan barang yg dibongkar ke kondisi asal.
    Di Indonesia tergolong yg relatif lebih kooperatif.

    5. Dasar aturan kerja mereka: PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : SKEP / 2765 / XII /2010,
    silahkan googling sendiri kalau mau tahu isinya.

    Suka

    • Sing Indo berkata:

      mantap tambahan informasinya mas…

      Suka

    • Shody Alfarez berkata:

      Terima Kasih informasinya pak, tapi berdasarkan informasi yang bapak berikan justru saya meneukan kewajiban untuk merapihkan. coba bapak. check PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : SKEP / 2765 / XII /2010 pasal 25 ayat 2 point e. disitu disebutkan pak.

      Suka

  9. handoyo25 berkata:

    Sekedar tambahan, ini ada tulisan dari seorang petugas aviation security:

    Dear All,
    Saya hanya ingin memberikan sedikit gambaran serta pemahaman mengenai fungsi, tugas, peran dan tanggung jawab

    Aviation Security, yang saat ini keberadaannya masih kurang mendapatkan perhatian sebagai bagian dari kegiatan operasional penerbangan.

    Didalam kegiatan operasional penerbangan di Bandara, keberadaan, Pilot Pramugari serta Enginer pasti sudah sangat familiar dimata kita, tetapi tahukah anda bahwa dalam kegiatan tersebut juga terdapat petugas ground handling yang mensupport setiap proses dari pelaksanaan operasional dilapangan,mulai dari petugas Passasi, Porter, Cabin Cleaning, Operator BTT dan Pushback, Lavatory service, Catering serta Aviation Security.

    Banyak yang beranggapan bahwa Avsec itu sama dengan Security-Security lain pada umumnya, suatu pekerjaan yang sering dianggap sebelah mata oleh sebagian orang, padahal seorang Petugas Keamanan Penerbangan mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat besar demi terciptanya suatu Penerbangan yang aman.

    Aviation Security jelas berbeda dengan Petugas Security Biasa atau Umum, kalau security biasa hanya mendapatkan pendidikan dari segi aspek keamanan fisik dari Kepolisian. Sedangkan Aviation Security tidak hanya mendapatkan pendidikan ala Kepolisian tetapi juga mendapat pendidikan mengenai kebandarudaraan, pengamanan serta keselamatan penerbangan, aturan yang berlaku pun adalah aturan internasional.

    Sebelum melaksanakan tugas sebagai Aviation Security,yang pertama tentunya harus punya sertifikat pelatihan atau license terlebih dahulu karena masalah yang dihadapi bukan hanya bersifat teknikal tapi juga masalah- masalah tentang pelayanan yang baik bagi pengguna jasa, maka dari itu petugas Avsec dibekali juga pendidikan yang bersifat melayani dengan baik.

    Untuk mendapatkan sertifikat tersebut perlu mengikuti diklat khusus mengenai kebandarudaraan agar dapat ditugasi di area-area khusus didalam Bandara. Diklat khusus tersebut mempelajari tentang X-ray, explosive detector, dangerous goods, negotiation dll. Aviation Security juga mendapatkan pendidikan tentang negosiasi, dimaksudkan agar jika terjadi suatu masalah seperti delay pesawat yang mengakibatkan penumpang menjadi ribut dan marah, pesonel Avsec harus bisa menghadapinya dengan berusaha menenangkan para penumpang yang marah akibat keterlambatan pesawat dan juga harus sabar menerima caci maki dari pengguna jasa tersebut.

    Aviation Security juga mempunyai ketrampilan dalam hal investigasi, tujuan dari pendidikan investigasi untuk personel Avsec adalah agar mempunyai kemampuan dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku pelanggaran hukum dilingkungan dimana Personel Avsec itu bekerja.

    Tugas Pengamanan Penerbangan tidaklah sesimple seperti yang kita bayangkan, Banyak aspek yang harus diperhatikan, terlebih lagi seorang petugas Aviation Security yang harus bekerja dengan berpedoman pada regulasi internasional dan Peraturan Perundang -undangan yang sangat ketat. Fungsi serta tugas utama seorang Avsec itu sangat berat yaitu menjamin keselamatan setiap penumpang serta melindungi dari ancaman yang melawan hukum baik di darat maupun di udara, kegiatannya pun dilakukan sesuai dengan standart operating prosedur berdasarkan pada Undang-Undang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan.

    Belum lagi jika ada barang-barang bawaan penumpang yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan, Avsec juga harus siap sedia untuk mengatasinya. Resiko nya juga besar,sebagai contoh jika ada barang-barang bawaan penumpang yang rusak atau hilang,bersiaplah untuk menjadi objek yang paling disalahkan,dimaki-maki, bahkan dilaporkan oleh pengguna jasa bandara itu sendiri.

    Melihat kondisi di kita saat ini,keberadaan Avsec sepertinya sudah keluar dari AOSP maupun SOP Avsec sebagai Personel Pengamanan Penerbangan pada umumnya, sudah beberapa minggu ini Personel Avsec harus meninggalkan area tugasnya dikarenakan harus menggantikan tugas menjaga parkiran kendaraan bermotor,,masukan dari rekan-rekan personel Avsec yang pernah bertugas disana, bahwa area tersebut sangat tidak aman jika on duty pada malam hari. dikarenakan banyak hewan melata yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan personel yang bertugas di area tersebut..

    Harapan kami, mungkin harus ada kebijakan yang dapat memberikan solusi agar kedepannya keberadaan Avsec di Perusahaan2 tsb dapat dikembalikan posisinya sesuai dengan fungsi dan tugasnya.

    Demikian yang dapat disampaikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih..

    Note: Seperti pada awal paragraf, tulisan ini hanya untuk memberikan pemahaman mengenai Avsec, agar kedepannya keberadaan Avsec juga dapat memberikan kontribusi yang sangat besar demi kemajuan Perusahaan.

    Terima kasih
    Salam,
    Kardiat

    Suka

    • johncase berkata:

      haduh, tolonglah jadi orang berotak dikit pak. Gini ya, Avsec itu dipandang sebelah mata karena memang bukan sesuatu yang penting. Fungsi keamanan sudah ada di kepolisian, imigrasi, bea-cukai.

      Lagian pelatihan mereka ga seberat yang lain. Jadi wajar kalau memang dipandang sebelah mata. Pendidikan mereka juga ga terlalu sulit, cuma sebentar bisa langsung kerja. Etos kerja, sikap, mental dan kesopanannya sangat sedikit.

      Kalau mau bapak bela yang begituan setidaknya kalau memang mereka menjalan prosedurnya dengan benar. Ini kan kagak, terus dikomplain kayak gitu malah ketawa-tawa, kurang ajar namanya kayak gitu.

      Mentang-mentang berseragam, diberikan wewenang besar, jadi seenaknya.

      Suka

    • Ega Noviyanti berkata:

      Kalau misalnya itu memang benar seharusnya pihak avsec bia membantu atau panggil pihak yang wajib mengepack barang kembali, dan itu bisa mencemarkan nama maskapai apalagi sampai teriak teriak dan hampir merebut hp penumpang, secara tingkatan pihak penumpang itu menurut saya lebih tinggi, maaf saya menyela. jika ada kesalahan saya mohon maaf. terma kasih

      Suka

  10. Anonim berkata:

    Sy jg pernah ngalamin hal yg sama.. perlakuan petugas yg “belagu”

    Suka

  11. nanangrusmana berkata:

    Kita memang harus jernih melihat sebuah masalah. Tidak larut dalam sesuatu yang emosional lalu memihak salah satu pihak. Saya pernah melihat kejadian kejadian seperti ini di depan mata saya, dan memang pengetahuan masyarakat masih sangat kurang akan tugas seperti itu. Yaa…. saya senyum senyum saja lihatnya sambil geleng kepala. Menghindari kejadian spt ini , sebelum packing kita harus sadar diri, barang yg boleh dan tak boleh dibawa dalam penerbangan. InsyaAllah tak ada masalah. salam

    Suka

  12. Anonim berkata:

    apakah pemerintah ga ada bertanggung tentang semua ini apakah membiarkan kan rakyat menderita begitu saja.

    Suka

  13. llyan berkata:

    terlalu sombong jd seorang petugas….. kan sblmx sudah ad perjanjian….
    dsuru copot aj tuch jilbabx…percuma,berhijab tp ga bs sopan santun.mereka pikir naik pesawat tiketx ga pake uang….goblok
    kayak gtu dipecat aja….

    Suka

  14. johncase berkata:

    baca SKEP 2765 XII 2010, Pasal 25 ayat (2) huruf e deh. Sudah seharusnya dirapikan kembali. Kalau penumpangnya mau, bisa dibantu sama penumpangnya.

    Di luar negeri kalau memang dibongkar, pasti akan dirapikan lagi atau minimal disediakan lakban. Di Indonesia ga ada begituan. Avsecnya sok2an semua, udah kayak polisi atau TNI.

    Suka

  15. imotorium berkata:

    woh… seenak udelnya aja itu avsec

    Suka

  16. Anonim berkata:

    inilah perlunya orang awam untuk belajar tentang pengetahuan umum dunia pesawat terbang dan apa saja barang yang termasuk DANGEROUS GOODS atau barang yang tidak dapat dibawa saat penerbangan. karena apa? anda menggunakan jasa tersebut.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s