Curhat Kartini Kongsyahyu dan Tanggapan dari Lion Air

Hanya ilustrasi Sumber foto: Twitter @capt_ananta

Hanya ilustrasi
Sumber foto: Twitter @capt_ananta

Selamat sore Mas bro dan Mbak sis…

Sekarang era-nya social media dimana orang dengan mudahnya mengungkapkan perasaannya. Dan melalui social media pula pihak yang dituju akan dengan cepat menanggapi.

Seperti kasus yang diutarakan oleh Kartini Kongsyahyu pada tanggal 28 Desember 2015 kepada Lion Air. Hanya berselang dua hari pihak Lion Air sudah menanggapi dan akhirnya case close.

Curhat Kartini Kongsyahyu dan Tanggapan dari Lion Air 2

Ingin tahu cerita lengkapnya?

Mari kita simak curhatan lengkap Kartini dalam laman Facebooknya pada hari Senin (28/12/15) sekitar pukul 03.37 WIB

Sekedar sharing, buat yang mau bepergian dengan Lion Air mungkin sebaiknya berpikir dua kali, atau kalau mau uji nyali silahkan sering-sering saja naik Lion.

Kejadian hari ini 27 Desember 2015, saya sekeluarga akan berangkat pulang dari Denpasar Bali ke Makasar. Pesawat jam 9 malam tetapi delay 1 jam tanpa alasan jelas. Setelah itu delay lagi dengan berbagai macam alasan dari pesawat dibersihkan dulu, pesawat rusak, tunggu pesawat pengganti dari Yogya atau Surabaya datang, sampai akhirnya jam 12 malam barulah naik ke pesawat (total 3 jam delay), anak saya sudah lelah, ngantuk dan begitupun dengan saya, kami hanya berharap bisa sampai ke Makassar secepatnya.

Nah saat lepas landas mulai terdengar suara aneh, suara gemuruh keras seperti bunyi 10 vacum cleaner atau 20 hair dryer dinyalakan bersamaan, awalnya saya pikir bunyi suara hujan, tapi saat saya melihat keluar jendela ternyata cuaca agak sedikit berawan, dan pesawat agak sedikit berguncang.

Saya mulai tidak tenag dan curiga, selama saya traveling tidak pernah sekalipun saya mendengar suara ribut gemuruh seperti itu sebelumnya, firasat saya mengatakan ada yang salah. Dan ternyata benar, tidak lama kemudian keluar pengumuman dari awak pesawat kalau pesawat akan mendarat kembali di bandara Ngurah Rai karena alasan kerusakan teknis!!

Lampu di luar pesawat terus menyala berkedip, entahlah itu penanda SOS atau apa, yang pasti jantung saya serasa berhenti berdetak, saya hanya bisa menatap suami dan anak-anak sambil berdoa semoga bisa mendarat kembali dengan selamat!

Dan saat mendarat kembali (entah sudah berapa menit kemudian saya tidak bisa ingat lagi karena sudah terlalu takut), awak kabin tidak menjelaskan kerusakan apa yang terjadi, kami hanya diminta menunggu dalam pesawat selama 20 menit untuk mereka memperbaiki kerusakan, dan penerbangan akan dilanjutkan kembali dengan pesawat YANG SAMA!!! Dan kalaupun tidak, maka akan diganti dengan pesawat Lion Air lainnya dan masih harus MENUNGGU! Waktu sudah pukul 2 subuh, anak saya semua sudah nangis, tertidur tidak jelas arah. Dan Saya bersikukuh turun, sempat berdebat dengan pramugara, walaupun dengan ancaman tiket akan hangus saya tetap bersikukuh turun sekeluarga dengan beberapa penumpang lainnya.

Dan alangkah kagetnya saya saat turun di landasan sudah stand by mobil SAR (berarti mereka sudah siap-siap dengan hal yang gawat kan?)! Ternyata kerusakan yang terjadi ada di pintu depan pesawat yang tidak bisa tertutup rapat, itulah penyebab suara bising badai yang saya dengar sedari pesawat tinggal landas!

Bisa anda bayangkan kalau tekanan udara kuat maka bisa membuat kabin pesawat hancur seketika, semua penumpang akan beterbangan dilangit malam Bali!!!

Saya tidak berhenti berucap syukur masih diberi kesempatan hidup. Untunglah Tuhan masih melindungi kami sekeluarga.

Bagi saya uang masih bisa dicari, tapi nyawa tidak akan bisa kembali! Salah seorang penumpang bahkan berkata, untuk apa uang asuransi 1 M kalau saya sudah meninggal?, saya juga tidak akan nikmati! And He’s right!!

Jam 3 subuh waktu Bali, akhirnya pihak Lion mengembalikan (full refund) tiket, walaupun tidak akan bisa menyembuhkan trauma psikis yang saya alami. Saya harus berkutat mencari hotel terdekat buat beristirahat, anak-anak saya sudah kelelahan. Tak ada taxi dan hampir semua hotel penuh, atau dengan harga yang menggila, tentu saja semua dengan biaya SAYA SENDIRI.

Jam 4 subuh akhirnya kami menemukan hotel yang tersedia dan bisa menjemput di bandara (Thank GOD).

Terima kasih Lion Air untuk pengalaman yang tidak akan saya lupakan seumur hidup, Dan untuk sekarang tidak akan ada Lion Air dalam kamus traveling saya! Lion Air memang layak mendapat rating sebagai maskapai penerbangan terburuk sedunia!

Dan hari ini tanggal 30 Desember 2015 sekitar pukul 11:43 WIB, Dhani Irawan dari detikNews memberitakan bahwa Lion Air mengakui kebenaran apa yang ditulis Kartini Kongsyahyu di laman Facebooknya tentang delay dan pintu pesawat yang tidak tertutup rapat dalam penerbangan Denpasar-Makassar. Lion Air menegaskan sudah dilakukan penanganan terkait pintu yang tidak menutup rapat itu.

“Pilot in Command mengambil keputusan tersebut karena  adanya indikator yang terkait dengan pintu pesawat yang menyala dan memerlukan pegecekan sesuai dengan prosedur,” jelas PR Manager Lion Grup Andy M Saladin, Rabu (30/12/2015).

Berikut penjelasan lengkap pihak Lion Air:

Pada tanggal 27 Desember 2015, pilot dari Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 926 dengan rute Denpasar–Makassar, setelah mengudara  kurang lebih 25 menit, Pilot In Command  memutuskan kembali ke Denpasar atau Return To Base untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan. Pilot in Command mengambil keputusan  tersebut karena  adanya indikator yang terkait dengan pintu pesawat yang menyala dan memerlukan pegecekan sesuai dengan prosedur.

Setelah pesawat kembali di Bandara Ngurah Rai Denpasar Penumpang di berangkatkan keesokan harinya dengan menggunakan pesawat kami yang lainnya. Telah dilakukan investigasi atas kejadian tersebut dimana awak kabin yang bertugas telah melakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur yang berlaku, Pilot yang mengemudikan pesawat juga telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan mengambil keputusan yang tepat.

Juga telah dilakukan rangkaian pengecekan terhadap pesawat tidak ditemukan adanya kerusakan pada pintu pesawat atau bagian lain pesawat  tersebut. Pada tanggal 28 Desember 2015 sore pesawat tersebut telah dapat dioperasikan kembali setelah mendapat persetujuan dari Instansi yang berwenang.

Regards,

Andy M Saladin

Public Relations Manager

Lion Air Group

Menanggapi pemberitaan tersebut Kartini Kongsyahyu menuliskan status.

Curhat Kartini Kongsyahyu dan Tanggapan dari Lion Air

Yang berbunyi:

Akhirnya, thank you Pihak Lion yg sudah berbesar hari mengakui kesalahan

Case closed

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Transportasi dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

20 Balasan ke Curhat Kartini Kongsyahyu dan Tanggapan dari Lion Air

  1. sebarkan.org berkata:

    lion air ditanya..

    Suka

  2. dewitya berkata:

    Sudahlah tutup saja maskapai lion daripada ribut terusckckck

    Suka

  3. imotorium berkata:

    maskapai of the year “hebohnya”

    Suka

  4. Ping balik: Federasi Serikat Pekerja Ungkap Dugaan Modus PT Telkom Gasak Ratusan Miliar Uang Pelanggan Speedy! | Sing Indo

  5. Ping balik: Ada Super Car Porsche Tertimpa Pohon Di Pondok Indah | Sing Indo

  6. Ping balik: Trend Akhir Tahun, Foto Tukar Baju Sama Pasangan… Akankah Trend Ini Terbawa Sampai Tahun Depan? | Sing Indo

  7. Ping balik: Lanjutan Kasus Lamborghini, Berkas Sudah Komplet, Tak Lama Lagi Wiyang Lautner Segera Disidang | Sing Indo

  8. Ping balik: Polisi Atur Lalu Lintas Pakai Terompet Mendapat Simpati Warga yang Melintas | Sing Indo

  9. alrisblog berkata:

    Coba lihat keterangan press pihak lion air tsb, tak ada sedikitpun permohonan maaf ke penumpang yang notabene yang menghidupi mereka. Boikot saja, gak usah naik lion air.

    Suka

  10. Ping balik: Tyas Mirasih Unggah Pose Sakit Barengan Pacar… Ada Yang Mendoakan dan Ada Yang Mencibir | Sing Indo

  11. Ping balik: Uang Pesangon Bos Freeport Sama dengan Gaji 123 Tahun Presiden Jokowi | Sing Indo

  12. Ping balik: Layanan 24 Jam Transjakarta di Malam Pergantian Tahun | Sing Indo

  13. Ping balik: Selain Meremas, Ini 6 Hal Yang Ingin Dilakukan Pria Terhadap Payudara | Sing Indo

  14. Ping balik: Nah Lho, Menkumham Cabut SK Munas Ancol Namun Tidak Mengakui Munas Bali | Sing Indo

  15. Ping balik: 6 Perbedaan Orang Kaya Beneran Dengan Orang Sok Kaya | Sing Indo

  16. Ping balik: Obrolan 2 Putra Jokowi Yang Ramai Dibicarakan Netizen Menjelang Pergantian Tahun | Sing Indo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s