BBM Naik, Tarif Angkot Naik… BBM Turun, Tarif Angkot Tetap… Sedih Tak Berujung…

BBM Naik, Tarif Angkot Naik… BBM Turun, Tarif Angkot Tetap… Sedih Tak Berujung…

Selamat pagi Mas bro dan Mbak sis…

Banyak yang menyambut gembira terhadap keputusan Pemerintah dalam menurunkan harga BBM yang terhitung mulai hari Selasa tanggal 5 Januari 2015 kemarin.

Keputusan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) seharusnya bisa membuat masyarakat merasa lega. Paling tidak, kesulitan ekonomi masyarakat kecil sedikit berkurang. Namun, tak demikian kenyataannya bagi masyarakat yang menjadikan angkutan umum (angkot) sebagai alat transportasi ke mana-mana.

Hal ini dikarenakan sopir angkot tidak menurunkan tarif saat pemerintah menurunkan harga BBM. Sementara saat pemerintah menaikkan harga BBM, sopir angkot menolak hingga melakukan pemogokan secara massal.

Terkait hal tersebut reporter Supriatin dan Irwanto dari merdeka.com mereview beberapa sikap sopir angkot di beberapa daerah terkait penurunan harga BBM kemarin.

Seperti sikap sopir di Bogor, Jawa Barat yang melakukan mogok massal pada 31 Maret 2015 menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Mereka mendesak pemerintah segera menyesuaikan tarif angkutan dengan kenaikan harga BBM. Mereka terus berseru agar pemerintah memperhatikan penghasilan sopir angkutan umum.

Sementara sopir angkot di Buleleng, Bali langsung menaikkan tarif meski belum ada keputusan resmi dari pemerintah. Mereka menaikkan tarif secara sepihak. Namun saat pemerintah menurunkan harga BBM sekarang yang terhitung pada Selasa (5/1), belum ada dampak penurunan ongkos angkot.

Di Palembang, sopir angkot berdalih turunnya harga BBM tidak berbanding dengan harga sparepart dan belum ada kebijakan dari pemerintah setempat.

Soleh (35), sopir angkot Ampera-KM 5 Palembang mengaku tidak terpengaruh dengan penurunan harga BBM. Hal ini, kata Soleh berbeda saat pemerintah menaikkan harga BBM beberapa waktu yang lalu.

“Kalau BBM turun tidak mungkin ongkos turun. Kalau BBM naik baru berpengaruh,” ungkap Soleh kepada merdeka.com, Selasa (5/1).

Saat ini, ongkos angkot dan bus kota di Palembang berkisar Rp 4 ribu. Tarif ini naik Rp 1.500 pada kenaikan harga BBM tahun lalu.

“Empat ribu itu juga belum tentu untung, setoran besar, beli suku cadang juga mahal,” ujarnya.

Senada diungkapkan Sahimin (54), sopir bus kota jurusan Plaju-KM 12 Palembang. Menurut dia, ongkos masih berlaku seperti yang ditetapkan pemerintah setempat. Hingga saat ini belum ada instruksi kepada para sopir untuk menurunkan atau mengubah ongkos.

“Mudah-mudahan saja tidak berubah, karena harus disesuaikan dengan kebutuhan hidup sekarang,” kata dia.

Dari beberapa data yang dihimpun, sikap masa bodoh sopir angkot dengan penurunan BMM juga terjadi di Bandung. Kebanyakan sopir merasa penurunan harga BMM sangat sedikit. Karenanya jika menurunkan tarif justru merugi.

“Kita kerja sudah banyak saingan. Ada TMB (Trans Metro Bandung), bis Damri, angkot-angkot yang lain. Justru kalau turun malah bangkrut yang ada,” kata Rian.

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Transportasi dan tag . Tandai permalink.

17 Balasan ke BBM Naik, Tarif Angkot Naik… BBM Turun, Tarif Angkot Tetap… Sedih Tak Berujung…

  1. sebarkan.org berkata:

    Angkot oh angkot..

    Suka

  2. Kobayogas berkata:

    Penyakit… Kalau dah naek mana mau turun.. Itu kenapa jgn sembarangan naekin harga bbm

    Suka

  3. bejoselamet berkata:

    Dalam klausul sopir angkot penyesuaian tarif terjadi hanya saat kenaikan harga dengan alasan inflasi naik…hahaha

    Suka

  4. resha_warblo berkata:

    mahasiswa prantauan jadi sedih nih….

    Suka

  5. Ping balik: Diduga Salah Terapi Chiropractic Di Pondok Indah, Gadis Cantik Puteri Mantan Pejabat BUMN Meninggal Dunia | Sing Indo

  6. imotorium berkata:

    pan bangsa yang menganut filosofi ingus kang.. lambat turunnya cepat naiknya srotttt

    Suka

  7. Ping balik: Walaupun Berhijab, Angelina Ya Tetap Angelina… Cantik! | Sing Indo

  8. Ping balik: Komentar Pendeta Yesaya Pariadji Membuat Ratusan Ribu Pendukung Ahok Kecewa | Sing Indo

  9. handoyo25 berkata:

    tarif angkutan umum itu sebenarnya layak utk diintervensi oleh pemerintah, dalam bentuk subsidi atau apapun, karena yg menikmati angkutan umum kan sudah jelas segmennya (beda dg subsidi BMM yg ikut dinikmati “kalangan atas”).

    beban operasional pemilik armada angkot itu sudah cukup besar, turunnya BBM sebenarnya hanya memberikan “tambahan celah nafas” yg akhir2 ini makin sesak

    Suka

  10. Ping balik: Disebut Angie Terima Dana 20% APBN 2010, Partai Demokrat Terancam Dibekukan | Sing Indo

  11. Ping balik: Ada Kebocoran Gas Metana, Los Angeles Dalam Keadaan Siaga Darurat | Sing Indo

  12. Ping balik: Rhoma Irama Meninggal Dunia | Sing Indo

  13. Ping balik: Dylan Putra Allan… Bintang Sinetron “Anak Jalanan” Ditangkap Polisi Saat Shooting | Sing Indo

  14. Ping balik: Ahok Kalah, PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Jakarta | Sing Indo

  15. Ping balik: Sempat Dibawa Ke RSPAD, Presiden Jokowi Sakit? | Sing Indo

  16. Ping balik: Netflix Sekarang Tersedia di Indonesia | Sing Indo

  17. Deden berkata:

    seperti biasalah sebagian besar pelaku usaha di indonesia itu sangat licik, saya kira kecil kemungkinan tarif angkot turun, pada saat harga BBM turun….tapi nanti kalau harga BBM naik mereka dengan buru-buru pasti akan menaikkan tarif angkotnya….yang jadi korban siapa….rakyat kecil lagi (para pengguna angkot)….tolong Jok…jangan suka buru-buru naikkan harga BBM di Indonesia ini, karena banyak negara di dunia ini yang tanpa subsidi mereka bisa jual BBM-nya dengan harga sangat murah….jauh di bawah harga BBM di Indonesia ini….saya sangat yakin banyak yang tidak beres di Pertamina….salah satunya….mereka bisa memberi pesangon satpam-nya aja samapai milyaran….sementara mereka memeras rakyat dengan harga produknya yang luar biasa tinggi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s