Disebut Angie Terima Dana 20% APBN 2010, Partai Demokrat Terancam Dibekukan

Disebut Angie Terima Dana 20% APBN 2010, Partai Demokrat Terancam Dibekukan

Hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus mantan Bendahara Partai Demokrat M. Nazaruddin, mantan kampiun Puteri Indonesia 2001 Angelina Sondakh mengeluarkan kesaksian yang mengguncang banyak pihak pada Rabu (6/1). Menurut perempuan berusia 38 tahun yang saat ini menggunakan hijab, partainya mendapat jatah 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2009-2014.

Sebagaimana dilaporkan merdeka yang dilansir oleh beritateratas; “Kalau menurut bapak (Nazar), per partai diberikan jatah sesuai kursi di DPR, pada 2009 Demokrat kursinya 20 persen berarti kita dapat jatah 20 persen (dari anggaran),” ungkap Anggie, panggilan akrab janda mendiang Adjie Massaid itu, dalam kesaksian sidang Nazaruddin di ruang sidang Pengadilan Tipikor Kemayoran, Jakarta.

Namun menurutnya jatah 20 persen untuk Partai Demokrat tersebut tidak seluruhnya untuk partai tapi hanya 5 persen yang menjadi fee (komisi) yang murni untuk partai.

“Jadi 20 persen adalah jatah, yang 5 persen adalah fee, katakanlah jatah partai Rp 1 triliun itu kegiatannya, Pak Nazar bilang Partai Demokrat harus dapat 5 persen sebagai fee-nya, sehingga 5 persen itu ada alokasinya, 15 persen itu tidak ada karena itu kan jatahnya 20 persen total anggarannya, yang hak partai itu 5 persen,” bebernya.

Disebut Angie Terima Dana 20% APBN 2010, Partai Demokrat Terancam Dibekukan

Kemudian, ketika JPU menanyakan siapa yang menetapkan jatah tersebut, Angie mengklaim tak tahu menahu. “Itu sesuai pembahasan tingkat tinggi, yang tahu pak Nazar, saya bagian pelaksanaannya saja,” jawabnya.

Angie pun menceritakan harus meloloskan Daftar Isian Perencanaan Anggaran (DIPA) yang ada pada rapat komisi.

“Di rapat fraksi disampaikan apa yang diusulkan dalam DIPA (Daftar Isian Perencanaan Anggaran) kalau tidak ada di DIPA kami dianggap tidak berhasil,” ungkap Angie.

Disebut Angie Terima Dana 20% APBN 2010, Partai Demokrat Terancam Dibekukan

Namun Angie mengaku meski ditugaskan untuk mengurus proyek di Kemendiknas, dia hanya fokus untuk pendidikan tinggi dan bukan proyek pendidikan dasar dan menengah.

“Pak Nazar yang menugasi di masing-masing komisi dan masing-masing bagian seumpamanya di Komisi X ada di Kemendiknas dan saya yang di Diktinya, bidang yang lain orang lain, misalnya Kemenpora itu ditugaskan orang lain,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, seorang pakar politik yang dihubungi Singindo mengatakan partai politik yang terbukti secara sah dan menyakinkan menerima aliran dana tak wajar dapat dijerat dengan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Menurut pakar yang enggan disebutkan jatidirinya itu; “UU TPPU sudah mengatur mengenai korporasi dan lembaga berbadan hukum yang terbukti menerima dana hasil TPPU (maka) dapat dilikuidasi (oleh pemerintah). Itu sudah diatur (dalam UU TPPU) pasal 6 dan 7, artinya partai politik (yang dimaksudkan oleh Angie) bisa saja dibekukan oleh pemerintah”, ujarnya.

Adapun UU TPPU Pasal 6 berbunyi;

Pasal 6

  • Dalam hal tindak pidana Pencucian Uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 dilakukan oleh Korporasi, pidana dijatuhkan terhadap Korporasi dan/atau Personil Pengendali Korporasi.
  • Pidana dijatuhkan terhadap Korporasi apabila tindak pidana Pencucian Uang:
  1. dilakukan atau diperintahkan oleh Personil Pengendali Korporasi;

  2. dilakukan dalam rangka pemenuhan maksud dan tujuan Korporasi;

  3. dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi pelaku atau pemberi perintah; dan

  4. dilakukan dengan maksud memberikan manfaat bagi Korporasi.

Sedangkan Pasal 7 mengatur mengenai sanksi atas pelanggaran dimaksud dalam Pasal 6, yaitu:

Pasal 7

  • Pidana pokok yang dijatuhkan terhadap Korporasi adalah pidana denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah).
  • Selain pidana denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1), terhadap Korporasi juga dapat dijatuhkan pidana tambahan berupa:
  1. pengumuman putusan hakim;

  2. pembekuan sebagian atau seluruh kegiatan usaha Korporasi;

  3. pencabutan izin usaha;

  4. pembubaran dan/atau pelarangan Korporasi;

  5. perampasan aset Korporasi untuk negara; dan/atau

  6. pengambilalihan Korporasi oleh negara.

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Politik dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

17 Balasan ke Disebut Angie Terima Dana 20% APBN 2010, Partai Demokrat Terancam Dibekukan

  1. Supono Wahyudi berkata:

    20 % lumayan……

    Suka

  2. alrisblog berkata:

    horeeee, bubar

    Suka

  3. ninja150ss berkata:

    Bang irfan jd blog politik 😯

    Suka

  4. Ping balik: Ada Kebocoran Gas Metana, Los Angeles Dalam Keadaan Siaga Darurat | Sing Indo

  5. Ping balik: Rhoma Irama Meninggal Dunia | Sing Indo

  6. Ping balik: Dylan Putra Allan… Bintang Sinetron “Anak Jalanan” Ditangkap Polisi Saat Shooting | Sing Indo

  7. Ping balik: Ahok Kalah, PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Jakarta | Sing Indo

  8. Ping balik: Sempat Dibawa Ke RSPAD, Presiden Jokowi Sakit? | Sing Indo

  9. Ping balik: Netflix Sekarang Tersedia di Indonesia | Sing Indo

  10. Ping balik: Cantiknya Putri Kerajaan Arab Saudi dengan Gaya Rambut Praktis dan Dinamis | Sing Indo

  11. Ping balik: Usai Minum Es Kopi Kafe Mewah Di Grand Indonesia, Seorang Wanita Meninggal Dunia | Sing Indo

  12. Ping balik: Hebohnya Kasus Angeline, Film Untuk Angeline Segera Diproduksi | Sing Indo

  13. Ping balik: Golkar Kubu Ical Retak! | Sing Indo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s