Iklan
jump to navigation

Komentar Pendeta Yesaya Pariadji Membuat Ratusan Ribu Pendukung Ahok Kecewa Januari 7, 2016

Posted by singindo in Politik.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

Komentar Pendeta Yesaya Pariadji Membuat Ratusan Ribu Pendukung Ahok Kecewa

Selamat malam Mas bro dan Mbak sis…

Belakangan ini ramai diberitakan beberapa media yang mengatakan bahwa Pendeta ternama di Indonesia Yesaya Pariadji menyebut Ahok sebagai pemimpin busuk.

Sebenarnya ini adalah artikel lama yang ditulis oleh Margaretha di situs harianrepublika.wordpress.com.

Di artikel tersebut ada dua komentar Pendeta Yesaya Pariadji terhadap Ahok.

Yang pertama adalah sebagai berikut:

”Ahok adalah orang yang jauh dari kasih Tuhan Yesus, ucapanya mencerminkan perangai kebusukan dibalik orang-orang banyak, ia bersembunyi dibalik pembelaan kata-kata membela hak-hak rakyat, namun mengumbar kata-kata busuk yang tidak pantas didengar oleh anak-anak Tuhan, jika ingin menjadi pemimpin yang tegas tidak harus berkata kata seperti itu, contoh saja dua gubernur terdahulu Ali Sadikin dan Sutioso berkat jasa kedua pemimpin tersebutlah Jakarta jadi lebih baik, kawasan penghijauan Jakarta pun terealisasikan, sarana masal transportasi busway pun dicanangkan, kepercayaan investor asing pun bergeliat, bahkan pembatasan bajaj pun terlaksanakan, Ali Sadikin dan Sutioso mereka adalah pemimpin yang tegas, cakap dan tidak korup namun mereka tidak pernah mengumbar kata-kata binatang” Tutur pemimpin dalam sidang jemaat keagamaan Gereja Tiberias ini saat diwawancarai oleh Harian Republika, Minggu 22 Maret 2015 lalu.

Yang kedua adalah sebagai berikut:

”Jika Ahok tidak mampu memimpin Ibu Kota, maka mundur saja, tidak usah berkata-kata kotor, Ahok harus mencontoh Presiden pertama kita sekalipun ia adalah seorang Muslim, beliau dengan gagahnya mampu membangun negeri ini dari Aceh hingga Papua dengan tegasnya, namun sekalipun Ia tidak pernah berkata kata ”brengsek, nenek lo, dan bajingan” tambah Pdt Yesaya Pariadji dengan nada bersemangat. Dirangkum dalam berbagai sumber HarianRepublika.com

Tidak ada satu komentarpun di situs harianrepublika.wordpress.com. Justru ramainya di Facebook.

Beberapa komentar yang terpantau Singindo adalah sebagai berikut.

Seseorang berinisial EW mengatakan sebagai berikut:

Membaca ini sangat kecewa berat kepada Pdt Yesaya Pariadji… kalau anaknya Aristo yang kader Gerindra dan anggota DPR janganlah dia seorang pendeta ikut-ikutan politik jelek-jelekan Ahok… dulu pilpres dukung Prabowo… sekarang jelek-jelekin Ahok… kalau urusan Tuhan jangan campuri politik… Apa bedanya dia dengan FPI Habib Rizieq…

Seseorang berinisial MH mengatakan sebagai berikut:

Anak Pendeta ini Aristo Anggota DPRD Jakarta dari Gerindra wajar bicara seperti tidak Pendeta… mencela harusnya mendoakan jemaat siapa saja tidak mesti satu Geraja bahkan mendoakan orang agar lebih dekat kepada sang Pencipta…

Top Posts:

Iklan

Komentar»

1. Anonim - November 6, 2016

Biar lah Tuhan hakim yg sejati dialah yg akan mengadili seadil adilnya
Tirulah yg baik dan berbudi buanglah yg buruk..

Suka

2. Anonim - November 6, 2016

Namanya jga pendeta anjing,lo aja hidup dri jemaat dgn menjual ayat ayat kitab injil.salah satu orang farisi ya si pariaji ini.babi lah kau

Suka

HambaNya. - Januari 19, 2017

Kau sebut2 anjing pada orang yang diurapi Tuhan. Gak lama hidup lo.
Pendeta Kristen dari gereja manapun dan apa pun denominasinya, kalau sudah ditahbiskan, dihadapan Tuhan, mereka adalah hamba Tuhan yang diurapi. Hati2 kau, kalau kau terus menghina pendeta, gak selamat kau.
Kau mengusik Urapan TUHAN.

Suka

HambaNya. - Januari 19, 2017

Wah. Berani kali kau mulutmu kau hina pendeta Kristen. Misalkan pun pendeta ini atau pendeta itu berdosa, bukan kau yang hakimi mereka dgn bacot mu itu.
Pengalaman gue liat orang2 mati waktu menghina seorang pendeta dari gereja GPIB. Pastilah sebentar lagi kau mati juga! Kalau itu terjadi, gua akan bersyukur sama Tuhan, karena hilang satu lagi orang TOLOL macam kau! di muka bumi.

Suka

3. Anonim - November 6, 2016

Di iket aja jadi 1 sama si rijik. Dr awal udh ga suka sm pendeta ini. Agama di komersilin… Cari kekayaan pribadi dr umat. Skr sok komentar di dunia politik. Anaknya aja bisa cere… Pdhal bpknya yg berkatin wkt pemberkatan.

Suka

4. Anonim - November 11, 2016

Naah ni pendetanya aja tau yg mana yg baik , laah masaak lo enggak wkwkwk 👏👍

Suka

HambaNya. - Januari 19, 2017

SETUJU. Hapus semua koruptor dari INDONESIA!

Suka

5. Anonim - November 22, 2016

Ternyata ada juga pendeta yg cerdas dan bersih hatinya

Suka

6. KENNY ANDREAN - Desember 13, 2016

Kita sesama saudara seiman jangan saling mencela bro, kita tanpa orang lain ga bisa apa2, islam jg bagus, kristen juga bagus, Buddha jg bagus, ga ad agama yg ajarin org berbuat jahat, semua itu karna kepalanya aja yg ga bener ngajarinnya, jadi kita harus hidup dalam damai oke guys hidup Indonesia 1, Bhineka Tunggal Ika oke.. GBU all

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: