Kejari Karanganyar Musnahkan Ratusan Unit Televisi Rakitan Seorang Lulusan SD Karena Tidak Memiliki SNI

Kejari Karanganyar Musnahkan 161 Unit Televisi Rakitan Seorang Lulusan SD

Selamat siang Mas bro dan Mbak sis…

Beberapa saat yang lalu ramai dibicarakan di media massa tentang aksi Kejaksaan Negeri Karanganyar yang memusnahkan 161 unit televisi rakitan seorang lulusan SD dengan alasan tidak memiliki SNI.

Sebagaimana diwartakan oleh Pythag Kurniati dari jateng.metrotvnews.com yang menerangkan bahwa sebanyak 116 televisi rakitan belum berizin lengkap dimusnahkan Kejaksaan Negeri Karanganyar, Jawa Tengah. Televisi berukuran 14 dan 17 inchi itu disita dari Muhammad Kusrin, 42.

Kusrin yang hanya lulusan sekolah dasar itu telah merakit dan menjual televisi selama setahun terakhir. Kusrin merakit televisi dari monitor komputer tak terpakai. Dia juga memberi merek pada produk rakitannya.

Kejari Karanganyar Musnahkan 161 Unit Televisi Rakitan Seorang Lulusan SD

Hal itulah yang membuat bisnis kecil-kecilan Kusrin dinyatakan melanggar pasal 120 (1) jo pasal 53 (1) huruf b UU RI no 3/2014 tentang Perindustrian dan Permendagri No 17/M-IND/PER/2012, Perubahan Permendagri No 84/M-IND/PER/8/2010 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Terhadap Tiga Industri Elektronika Secara Wajib.

Kajari Karanganyar, Teguh Subroto mengungkapkan kasus ini tergolong unik. Sebab Kusrin merakit televisi serta menjualnya dengan berbekal pengalaman mereparasi barang-barang elektronik.

“Modusnya dia membeli tabung dari bekas-bekas komputer yang tak terpakai. Tabung-tabung tersebut dirakit sendiri kemudian diberi merek seperti Maxreen, Zener dan Vitron,” ungkap Teguh saat ditemui, Senin (11/01/2016).

Teguh menambahkan Kusrin menjual televisi tanpa izin lengkap tersebut dengan harga tak sampai Rp1 juta. Produk televisi rakitan ini tentu saja belum dilengkapi legalisasi SNI.

Selain mengamankan ratusan televisi, tim Polda Jateng yang menggerebek tempat usahanya pada bulan Maret 2015 juga menyita sejumlah alat-alat perakitan seperti tabung monitor bekas, speaker dan lain sebagainya. Atas perbuatanya, Kusrin harus menerima vonis kurungan selama enam bulan dengan masa percobaan satu tahun dan denda Rp2,5 juta.

Memang serba salah, kalau dibiarkan produk illegal lama-lama bisa nampak seperti legal karena ada pembiaran dan pembenaran dengan berbagai macam alasan. Garansi juga bisa menjadi maslaah dikemudian hari. Belum lagi seandainya terjadi sesuatu, meledak misalnya, tentunya akan sulit untuk dimintai pertanggungjawaban karena statusnya yang illegal.

Tapi kalau sampai dipenjara dan kena denda juga bagaimana ya? sayang khan punya skill mumpuni tapi harus dikebiri? Sebaiknya orang-orang seperti Muhammad Kusrin ini diberi kesempatan untuk bekerja di perusahaan elektronik. Singindo yakin pasti Muhammad Kusrin bisa memberikan kontribusi yang baik untuk perusahaan yang merekrutnya.

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Peristiwa dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

24 Balasan ke Kejari Karanganyar Musnahkan Ratusan Unit Televisi Rakitan Seorang Lulusan SD Karena Tidak Memiliki SNI

  1. Amamoto berkata:

    Kamprettt banget

    Suka

  2. Ping balik: Daftar Pemenang FIFA Ballon d’Or 2015, Lionel Messi Menjadi Pemain Terbaik Dunia 2015 | Sing Indo

  3. Ping balik: Diduga Aliran Sesat, Gafatar Menjadi Sorotan! | Sing Indo

  4. Anonim berkata:

    Kasih pembinaan lah
    Pemerintahnya ngambek karna gak dapet pajak dari tv” yg di jual gobloknya malah di ancurin bukanya di bina

    Suka

  5. resha_warblo berkata:

    inilah contoh negara kita seperti “melarang” utk berkarya…..

    ^ maaf klo kata2 sedikit “kejam”

    Suka

  6. Ping balik: Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Begini Dugaan Bocorannya… | Sing Indo

  7. Ping balik: Foto Direktur Hulu Migas ESDM Di Jet Pribadi Bikin Heboh | Sing Indo

  8. Sebenar tak perlu dimusnahkan,. Mungkin saja dia tdk tau hukumnya. Harusnya yg bersangkutan di bina. Dijekaskan aspek hukumnya. Bagaimana kl yg bersangkutan minta kerjaan. Ada nggaj yg ngasih?

    Suka

  9. khsblog berkata:

    aduh dek pegimane ini…

    Suka

  10. Mase berkata:

    Kasihan jg

    Suka

  11. Anonim berkata:

    Seharusnya yg kayak begini di ‘bina’ bukan di binasakan.dasar pemerintah goblok.gimana mau maju rakyatnya.seharusnya perlu dibantu.pemerintah tolol…….

    Suka

  12. Ping balik: Yang Pesankan Kopi Untuk Mirna Adalah Jessica Kusuma Wongso Bukan Jessica Ngadimin | Sing Indo

  13. Ping balik: Loyang Kue Bertuliskan Al Quran Hebohkan Depok | Sing Indo

  14. Ping balik: Fahri Hamzah, Dulu Ayam Aduan Kini Ayam Sayur Yang Siap Disembelih | Sing Indo

  15. Ping balik: Pembunuh Rhoma Irama Serahkan Diri | Sing Indo

  16. Ping balik: Operasi Pantat Akan Menjadi Trend 2016 | Sing Indo

  17. Ping balik: Arti Tulisan Arab di Baju Agnes Monica | Sing Indo

  18. Ping balik: Pria Lulusan SD Yang TV-nya Dibakar Kejari Karanganyar Ternyata Telah Divonis Bersalah Karena Memproduksi “TV Palsu” | Sing Indo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s