Halangi Penyidik KPK, Fahri Terancam Pidana 12 Tahun

Ruang Kerja Anggota Fraksi PKS Digeledah KPK, Fahri Hamzah Ngamuk!

Buntut peristiwa Ruang Kerja Anggota Fraksi PKS Digeledah KPK, Fahri Hamzah Ngamuk! sebagaimana yang terekam dalam VIDEO: Fahri Hamzah Berdebat dan Menghalangi Penyidik KPK   menjadi kian meluas. Menurut pakar hukum yang juga mantan Kepala PPATK Yunus Husein apa yang dilakukan Fahri Hamzah itu merupakan upaya menghalangi proses penyidikan kasus tindak pidana korupsi sehingga dapat dikenai pasal pidana.

Tindakan menghalangi penyidikan kasus korupsi diatur dalam Pasal 21 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal itu menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan perkara korupsi dapat dipidana dengan hukuman penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 12 tahun.

Menurut Yunus, tingkah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu sama seperti upaya perintangan penyidikan yang pernah dilakukan oleh dua orang warga negara Malaysia dalam kasus pelarian buronan kasus korupsi, Neneng Sri Wahyuni.

“Harusnya bisa dijerat sebagaimana warga Malaysia yang membantu istri Nazaruddin (Neneng) itu kan karena menghalang-halangi penegakan hukum,” kata Yunus kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (16/1).

Yunus menegaskan, sikap Fahri adalah contoh buruk dalam upaya penegakan hukum. Sebagai pimpinan lembaga perwakilan rakyat, mantan anggota Komisi Hukum DPR itu seharusnya mendukung upaya penggeledahan yang dilakukan KPK.

Sumber: JPNN

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Politik dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

15 Balasan ke Halangi Penyidik KPK, Fahri Terancam Pidana 12 Tahun

  1. sebarkan.org berkata:

    takut ketahuan ya..

    Suka

  2. Ping balik: Gara Gara Rokok, AKBP Untung Sangaji Batal Ngopi Di Starbucks | Sing Indo

  3. Ping balik: Ingin Dimakamkan Di Subang, Jasad Afif Teroris Bertopi Jalan Thamrin Ditolak Warga | Sing Indo

  4. Ping balik: Luhut: Anak Anggota Polisi yang Dirawat di Rumah Sakit Ingin Menjadi Polisi Seperti Ayahnya | Sing Indo

  5. Ping balik: Morlan Parulian, Pemilik Yopie Salon di Kelapa Gading Tewas Gantung Diri | Sing Indo

  6. Ping balik: Kata Orang Didalam Starbucks: “Kami Tidak Takut” Gundulmu Semplak!! | Sing Indo

  7. Ping balik: Tukang Rujak di Sarinah Ini Mengaku Lebih Takut Satpol PP Ketimbang Teroris | Sing Indo

  8. Ping balik: Foto Selfie Kakak-Beradik Ini Membuat Mereka Dibanjiri Hadiah Hingga Rp. 1 Miliar! | Sing Indo

  9. Ping balik: Polri Kejar Penyebar Berita Bohong Terkait Terorisme di Media Sosial | Sing Indo

  10. Ping balik: Dicurigai Ada Granat Dalam Tasnya, Seorang WN Rusia Diamankan Di Kuta Bali | Sing Indo

  11. Ping balik: Segalak-galaknya AKBP Untung Sangaji Ternyata Lebih Galak Istrinya | Sing Indo

  12. handoyo25 berkata:

    Berikut kesalahan KPK menurut Fahri yang ia ungkapkan dalam laman Facebook-nya;

    1. Surat penggeledahan atas nama Damayanti Wisnu Putrianti, dkk.

    2. Tidak ada nama lain selain Damayanti Wisnu Putrianti.

    3. Menggeledah ruang kerja Yudi Koutoki tanpa izin dan tidak ada surat penggeledahan atas nama Yudi Koutoki, begitu juga dengan anggota DPR dari Partai Golkar.

    4. Tanggal surat adalah 14 Jakarta 2016.

    5. Nama penyidik Crishtian yg berdebat melawan Pimpinan DPR tidak ada dalam surat tugas.

    6. KPK membawa pasukan tempur (Brimob) lengkap dengan atribut tempurnya.

    7. Dengan membawa pasukan tempur tersebut KPK telah melanggar UU dan peraturan KPK sendiri dan Brimob tidak sesuai dengan pasal 47 peraturan Kapolri no 8 tahun 2009 Tentang HAM Polri.

    8. Banyak lagi dan terlalu ekstra dan kasat mata. “INI GEDUNG PARLEMEN DAN BUKAN SARANG TERORIS ATAU NARKOBA,” seru Fahri dalam tulisan yang sengaja ia buat dalam huruf besar.

    Sumber:
    http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/16/01/15/o0zyvh377-ini-kesalahan-kpk-geledah-ruang-dpr-menurut-fahri

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s