Waduh, “Iron Man” Bali Ternyata Patut Diduga Hoax

Waduh, “Iron Man” Bali Ternyata Patut Diduga Hoax

Tanah air kembali dikejutkan dengan keberadaan “Iron Man” bernama I Wayan Suwardana alias Tawan. Warga Karangasem Bali itu mengaku berhasil menemukan dan menciptakan “tangan besi” yang membantu dirinya melakukan pekerjaan sehari harinya empat bulan yang lalu. Hebatnya lagi, bahan baku robot tangan itu dibuat dari barang bekas dan mampu “bergerak dengan perintah otak”.

Woww…. hehehehe

Bantahan pertama muncul dari akun Facebook Asad Abdurrachman, sbb:

Waduh, “Iron Man” Bali Ternyata Patut Diduga Hoax

Sangat jelas kelihatan kalau itu hanya perangkat palsu untuk membuat hoax.. Di kanan bawah ada USB port, untuk apa pakai port begituan? lalu disamping USB port itu ada port audio pink dan hijau.. Ngapain ada port audio? buat denger mp3 dari tangannya? Ini sudah kelihatan kalau dia hanya ambil bagian dari motherboard komputer.. Lalu port itu berdiri sendiri tanpa koneksi ke sirkuit apapun..

Juga perhatikan papan sirkuit (PCB) di kiri atas.. PCB itu sudah butek minta ampun, artinya itu rongsokan yang dia ambil dari tempat sampah, bukan buatannya sendiri.. Dari PCB itu kelihatan ada port PS/2 berwarna putih, jadi teridentifikasi PCB itu dari suatu device yang terkoneksi ke PC.. tulis Abdurrachman

Lalu PCB merah di atas batere itu PCB mouse

Yang jelas.. saya salut pada orang ini… dia berhasil membual dan banyak yang percaya…, tulis nya di akun Facebook

Tidak cukup hanya disitu, seorang Netizen bernama Neko Daisuki mulai menganalisa dari video yang tersebar saat ini.

Setelah lihat videonya, kok banyak yang janggal ya?

  1. Persendian lengannya masih bisa dibilang longgar, keliatan waktu dia lagi masang lengannya. tapi lucu nya respon ke pergerakan tangannya cepat + pasti (ga salah2 gerak). Ini ga mungkin. Ibarat tarikan motor yang rantainya kendor sama yang pas. Pasti ngerti lah maksud saya.
  2. Gear nya banyak di luar, bisa dibongkar pasang. Ajaib, gerakannya cepat + leluasa. Yang lebih ajaib lagi, gear nya ga lepas…
  3. Pergerakan tangannya terlalu biologis. Sedangkan dimana2 yang namanya benda mekanis itu gerakannya masih kaku. Banyak jeda pergerakan walaupun cuma beberapa milidetik. Bahkan asimo yang didevelop langsung oleh orang2 ahli dengan sarana mendukung pun, gerakannya juga masih bener2 terasa kayak robot kan? Nah dia saya lihat di bagian2 akhir video, gerakannya leluasa banget persis tangan asli.
  4. Sensor otak? HAHAHA bahkan perusahaan2 teknologi besar aja, dengan sarana yang benar2 mendukung untuk riset ke teknologi ini, masih belum mampu. Bahkan untuk teknologi sensor-sensoran kaya gini ini ruang lingkupnya udah nanotech. Ga bakalan bisa dibikin secara DIY. Gak akan pernah bisa… Apalagi pake rongsokan.
  5. Dan ngomong masalah sensor, sensor yang udah ada di seluruh smartphone sekarang: accelerometer, masih butuh waktu untuk baca sinyal bhwa hpnya dipake secara landscape (dari sebelumnya: portrait). Padagal ini sensor sederhana, ga pake sinyal2 frekuensi tertentu. Asli sensor untuk baca fenomena alam, masih butuh waktu beberapa mili detik untuk ganti mode ke landscape setelah hapenya diputar. Bahkan teknologi ini pun udah dikembangkan langsung sama ahlinya, sarananya mendukung, duitnya mendukung. Lah ini duit ga ada, sarana ga ada, pengetahuan mendalam tentang ini juga ga ada. Eh udah bisa nangkep “sinyal otak” tanpa lag?
  6. Itu katanya tangannya lumpuh dari lengan atas. Berarti seharusnya gear2 nya udah dimulai dari bahu. Dan disana kayanya hampir ga ada gear persendian sama sekali. Padahal disana bagian paling vital. Persendian di bahu ke lengan atas itu perputarannya hampir 180 derjat secara 3D (ga cuma 2 arah). Lah, kok dia di bagian sana kosong? Ga keliatan ada susunan gear yang rumit? Padahal lengan atasnya leluasa banget lho itu…
  7. Ini bisa dibilang exoskeleton. Tapi ga ada batang besi/logam bener kuat yang menopang lengan atas + lengan bawah dengan kuat yang berfungsi sebagai tulang seperti namanya.
  8. Ternyata jarinya juga bisa gerak! Bisa genggam batang logam! Tapi masih ga ditemukan tulang2 mekanis buat diikat ke jari2nya. Malah cuma ada sarung tangan longgar yang ga tau itu dalamnya kayak apa.
  9. Kayaknya ga ada baterai atau semacamnya. Anggap deh “sinyal otak” ini beneran berfungsi, tapi itu cuma buat kontrol, bukan sebagai power supply. Nah itu kok bisa hidup? Bisa gerak? Dispenser yang fungsi nya buat panasin air aja masih harus dicolok ke listrik kan?

Saya bukannya gak mendukung kreatifitas, saya cuma nggak mau terbawa eforia tapi ternyata semu. Ini beda sama mobil listrik kmrn, yang itu dia emang punya ilmu di bidang itu, karya nya pun sesuai sama siapa dia sebenernya. Tapi ini terlalu banyak kejanggalan. Lagian teknologi kayak gini udah banyak di luar negeri kok. Tapi kalo ga salah sumber sensornya ke saraf, bukan ke otak.

Gimanapun juga, lengan “robot” ini terlalu fantasi untuk jadi realita. Bahkan kalo boleh jujur, JARVIS nya Iron Man terasa jauh lebih masuk akal, karena JARVIS itu basic teknologinya AI, armor ironman pun berfungsi berdasarkan gerakan tangan si Stark, sensor gerakan di setiap kaki sama tangan untuk nambah kekuatan + daya tahan, tapi roket laser, missile dan segalanya itu emang masih jauh dari logika hahaha (LOL)

Sumber: diolah dari forum kaskus

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Penipuan dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

26 Balasan ke Waduh, “Iron Man” Bali Ternyata Patut Diduga Hoax

  1. bmspaces berkata:

    hahaha jadina kumaha mang? 😀

    Suka

  2. mariodevan berkata:

    uda kliatan hoax…. mkanya males ngomentari yg ginian

    Suka

  3. tadi sempet lihat di tv, dalam hati ane juga bilang “masak iya pemasangannya loggar kayak gitu kok pergerakannya sangat luwes kayak tangan asli nya”

    Suka

  4. Hihihi berkata:

    ane lebih percaya orang yang sudah mengeceknya langsung daripada analisa2 atau kita sebut saja teori tanpa dasar ini :v mau jadi detektif yaa kalo berani sekalian temui si “robot” sana hihihihi

    Suka

  5. Wudi Dian berkata:

    Kreatif banget loh.. kreatif mencari popularitas, siapa tau bs jd selebriti nantinya, di mana skrg lipsync di youtube udah ga trend lg. Di negara kita ini lucu, penipu pembohong yg aneh2 byk yg dipercaya dan menghasilkan duit byk, cthnya Vicky Prasetyo skrg jd selebriti. Ya mgkn ini salah satu kreativitas utk menjd terkenal.

    Suka

  6. Ping balik: VIDEO Ini Membuat Prajurit Raider Kostrad Dibanjiri Pujian Netizen Malaysia | Sing Indo

  7. Ping balik: Hai yang Dewasa Minum Susu Yuk! | Sing Indo

  8. Ping balik: Anak Anda dalam Ancaman Radikalisme di Sekolah | Sing Indo

  9. yht2506 berkata:

    hmm….sudah kuduga

    Suka

  10. Ping balik: Apakah Jessica Kumala Wongso Lesbian? | Sing Indo

  11. Ping balik: Beredar Jajanan SD Mirip Kondom Di Bekasi | Sing Indo

  12. Anonim berkata:

    Mimihh.. Pak..pak.. Kenapa mesti berbohong demi sebuah sensasi 👍👍👍👍👍👍👍👍

    Suka

  13. Ping balik: Kabar Gembira, Cut Tari Ingin Menikah Lagi | Sing Indo

  14. Ping balik: Revisi UU Terorisme Dianggap Perlu… Kalau Ancaman Teror Dibiarkan, Negara Ini Akan Hancur | Sing Indo

  15. Ping balik: Setelah Catur Menyusul Xbox dan PS Haram? | Sing Indo

  16. Ping balik: Eks Gafatar Menolak Dipulangkan. Akankah kembali lagi? | Sing Indo

  17. Ping balik: Mantan Menbudpar Jero Wacik Dituntut 9 Tahun Penjara | Sing Indo

  18. lebah berkata:

    Setuju agan semua sensor otak hahahaha… saya rasa untuk teknologi sensor ga sembarangan di bikin pake barang bekas… itu jarinya bisa beegerak cuma di tutup sarung tangan las doang… kabel kabel yang ke sarung tangan itu buat apa fungsinya.. buat boongin…. heeemmm itu dah pasti.. kalo memang alat itu bisa di gunakan jelaskan secara teori dan teknik… lalu alat itu bisa di kendalikan semua org bukan hanya si wayan aja yg bisa kendalikan

    Suka

  19. Jagan berkata:

    Nyambungin otak buatan Tuhan dengan perangkat keras itu bukan hal mudah. Dari sensornya saja setidaknya harus bisa membedakan jarak, menginderakan 3 dimensi, kalibrasi dengan pergerakan tubuh lain yang bukan robot, pengaturan tenaga (mengangkat kertas dan barbel beda toh tenaganya?), pergerakan sendi serta hubungan antara sendi, dll x 1000. Kalau asli kenapa takut menantang dunia, bisa bikin geger dunia persilatan eh dunia robotik dunia. Kalau cuma berniat kicau di youtube sih, siapa aja juga bisa. Kerja keras? Semua orang juga kerja keras bung, bedanya ada yang jujur ada yang lewat ‘jalan pintas’. Sudah menipu, pakai taktik ‘kasihan pak, kasihan’ dan dapat apresiasi? Makanya daripada belajar benar2 orang2 kita lebih memilih belajar akting.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s