Anak Anda dalam Ancaman Radikalisme di Sekolah

Anak Anda dalam Ancaman Radikalisme di Sekolah

Salah satu harapan kita ketika menitipakan anak kita disekolah adalah tercapainya tumbuh kembang anak secara intelektual dan matang secara sosial. Di sekolah anak kita diajarkan mengenai perbedaan. Berbeda suku, berbeda warna kulit, berbeda pekerjaan ayahnya bahkan perbedaan agama.

Anak tidak boleh di isolasi dari perbedaan. Perbedaan adalah sesuatu yang niscaya. Dan sekolah berperan penting dalam proses pengolahan tersebut. Sekolah wajib memberikan landasan kepahaman pada anak, akan pentingnya berlaku toleran terhadap semua perbedaan. Bahwa Tuhan memang menciptakan perbedaan dan meminta kita untuk rukun dalam perbedaan tersebut. Dan secara hukum perbedaan dilindungi negara.

Pada fase berkembang secara nalar, menjadi penting untuk kita memberi informasi ‘kebaikan’ ini kepada anak. Biarkan anak merespon dan arahkan. Tentu saja peran sekolah menjadi sangat sentral pada tahap ini.

Menjadi ironi sendiri ketika sekolah yang diharapkan mengawal semua tahapan tersebut malah lalai dan memunculkan kecenderungan radikalisme di sekolah yang sangat mengancam toleransi dalam perbedaan. Entah disengaja maupun tidak, peristiwa beredarnya buku bacaan TK berisi ajaran radikalisme yang beredar di Depok (singindo.com 21/01/2016) wajib menjadi alert bagi kita bahwa radikalisme itu ada dan sedang mengancam anak anak kita. Anak kita dalam bahaya ketika perbedaan di tingkat sekolah mulai diolah menjadi sebuah ‘kejahatan’ dan anak kita secara sangat halus diberi komando untuk melawan setiap perbedaan. Bahaya tersebut menjadi nyata ketika tidak ada respon nyata apapun baik dari kita selaku orang tua maupun dari pemerintah.

Jangan sampai sekolah berubah fungsi dari pabrik pencetak intelektual masa depan menjadi camp –camp semaian bibit radikalisme.

Apakah kita tinggal diam?

Tidak, minimal kita bisa ikut meng-intervensi ketika di sekolah anak-anak kita dicurigai muncul bibit tersebut. Gunakan forum-forum orang tua murid untuk ikut mengawal dan menjaga. Orang tua tidak boleh pasrah begitu saja pada sekolah. Orang tua berhak tau apa-apa saja yang diajarkan sekolah kepada anak-anak kita. Orang tua bisa ikut melakukan evaluasi dan melakukan kritik teguran. Awasi setiap kegiatan sekolah mulai dari yang reguler maupun ekstra kulikuler. Karena radikalisme bisa menyusup dimanapun kesempatan. Pastikan juga guru-guru pada sekolah anak kita mempunyai record yang diterima baik secara intelektual maupun secara sosial.

Apapun langkah-langkah yang harus dilakukan, pastinya kita akan perjuangkan demi masa depan anak kita. Masa depan bangsa.

Belajar yang rajin dan tetap hati –hati disekolah nak!

Top Posts:

Iklan

Tentang menoridgecamp

aka Mas Hidayat
Pos ini dipublikasikan di Teror dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

16 Balasan ke Anak Anda dalam Ancaman Radikalisme di Sekolah

  1. yht2506 berkata:

    setuju….oleh akrena itu ortu juga wajib memantau pole pembelajaran anaknya…jangan hanya menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah

    Suka

  2. Supono Wahyudi berkata:

    Merambah anak anak 😥

    Suka

  3. Ping balik: Apakah Jessica Kumala Wongso Lesbian? | Sing Indo

  4. Ibn Abdul Wahab Al Najedi berkata:

    Gawat neh wahabboyy, anak TK digarap juga !!!!

    Suka

  5. Ping balik: Beredar Jajanan SD Mirip Kondom Di Bekasi | Sing Indo

  6. Ping balik: Kabar Gembira, Cut Tari Ingin Menikah Lagi | Sing Indo

  7. Ping balik: Revisi UU Terorisme Dianggap Perlu… Kalau Ancaman Teror Dibiarkan, Negara Ini Akan Hancur | Sing Indo

  8. Ping balik: Setelah Catur Menyusul Xbox dan PS Haram? | Sing Indo

  9. Ping balik: Eks Gafatar Menolak Dipulangkan. Akankah kembali lagi? | Sing Indo

  10. Ping balik: Mantan Menbudpar Jero Wacik Dituntut 9 Tahun Penjara | Sing Indo

  11. Ping balik: Kapolri Akui Ada Mantan Anggotanya Terlibat Jaringan Radikal ISIS | Sing Indo

  12. Ping balik: Ditanya Syaikh Bin Baz Ulama Besar Wahabi, Kiyai NU Tak Bisa Menjawab Dan Hanya Tertawa | Sing Indo

  13. Ping balik: Fix! Golkar Kubu ARB Dukung Jokowi | Sing Indo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s