Ayah Mirna vs Pengacara Jessica Head to Head di Indonesia Lawyers Club TV One

Ayah Mirna vs Pengacara Jessica Head to Head di Indonesia Lawyers Club TV One

Selamat malam Mas bro dan Mbak sis…

Satu jam yang lalu acara Indonesia Lawyers Club dengan judul “Benarkan Jessica Meracun Mirna? yang disiarkan di TV One telah usai.

Banyak bintang tamu yang hadir malam ini, mereka adalah:

  • Kombes Pol M Iqbal (Kabid Humas Polda Metro Jaya),
  • Yudi Wibowo (Pengacara Jessica),
  • Kirdi Putra (Ahli Hipnotis),
  • Eddi Hasibuan (Anggota Kompolnas),
  • Hubertus Kasan Hidayat (Psikiater),
  • Sisno Adiwinoto (Pengamat Kepolisian),
  • Reza Indragiri Amril (Psikolog Forensik),
  • Hotman Paris Hutapea (Praktisi Hukum),
  • Dermawan Salihin (Ayah Alm. Mirna),
  • Prof. Gayus Lumbuun (Pakar Hukum Pidana),
  • Alfons Lemau (Pengamat Kepolisian),
  • Christianto Wibisono (Kolumnis),
  • Prof. Said Karim (Pakar Hukum Pidana).

Untuk melihat betapa serunya perdebatan diantara mereka, mari kita simak video-video berikut ini.

Salah satu pernyataan Ayah mendiang Mirna di Indonesia Lawyers Club tadi malam yang banyak menyita perhatian public adalah saat beliau menceritakan sebuah percakapan di Whatsapp ponsel Mirna antara Mirna dan Jessica.

Dari percakapan tersebut, Jessica meminta untuk dicium.

“Intinya begini, ada di WA (WhatsApp) itu, pesannya ‘Mir mau dong gue dicium sama loe, udah lama nggak’,” kata Darmawan mengulang isi pesan yang pernah dia baca di ponsel Mirna.

Dari situlah, Naluri sebagai Ayah Mirna muncul dan mulai curiga bahwa Jessica menaruh rasa sayang yang berlebihan kepada Mirna.

“Analisis saya mengatakan demikian,” ujar Darmawan saat hadir di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (2/2) malam.

Diakhir acara Ayah mendiang almarhum Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin, mengaku punya peluru mengungkap kasus kematian anaknya yang diduga dilakkan Jessica Kumala Wongso. Peluru itu akan ‘ditembakkan’ di persidangan.

Darmawan mengklaim telah mendapatkan bocoran bukti yang menguatkan Jessica sebagai pelaku. Menurutnya, bila Informasi ini diserahkan kepada polisi, Jessica akan dijatuhi hukuman terberat yaitu hukuman mati.

“Saya baru dapet WA (WhatsApp). Satu peluru lagi dari Australia, kalau sampai kata polisi Australia, istilahnya kalau bocor, polisi Indonesia akan bunuh Jessica, maksudnya hukuman mati,” tutur Darmawan dalam acara Indonesia Lawyers Club TVOne, Selasa 2 Februari malam.

Darmawan mengaku, ia mendapatkan bocoran ini dari koneksinya di Australia.

“Atas koneksi, saya punya beberapa berita yang bocoran itu. Ada lagi beberapa (bukti lain) nanti kita buka sama-sama di pengadilan. Kita buktikan,” ucapnya.

Wah seru banget Bro… Ibaratkan pertandingan bola sekarang ini masih turun minum… masih ada babak selanjutnya…

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kriminal dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

21 Balasan ke Ayah Mirna vs Pengacara Jessica Head to Head di Indonesia Lawyers Club TV One

  1. John_Hendy berkata:

    Gua nonton tadi

    Suka

  2. gilaroda2ga berkata:

    Perlu detektif conan nih…

    Suka

  3. Anonim berkata:

    cctv adalah kunci kasus ini ….

    Suka

  4. priyo verza berkata:

    gak menyangka…gara2 ini, pecinta kopi sempat serrr dodone

    Suka

  5. Ping balik: Yuk Ngopi Bareng Jessica. Kumpulan Meme | Sing Indo

  6. Ping balik: Isi WhatsApp Jessica Ke Mirna: ‘Mir, Mau Dong Dicium Sama Lo. Udah Lama Deh’ | Sing Indo

  7. Anonim berkata:

    Alm. Sugito, korban bom sarinah merupakan karyawan/kurir PT Fajar Indah Cakra Cemerlang.
    Perusahaan jasa kurir dokumen yang mana adalah milik ayah Alm. Mirna (Darmawan S), kok bisa kebetulan yaa ?

    Suka

  8. rifz berkata:

    sebenarnya, terduga nya kan cuma 4, pegawai kafe, jesica, hani, dan mirna itu sendiri ( bunuh diri )
    melihat kondisi kopi yang udah lama terkena sianida, sampai berubah warna, maka alibi hani dan juga dugaan bunuh diri jelas telah mengugurkan dugaan, karena kedua nya datang bersamaan
    sementara, pegawai kopi tidak mengenal ketiga terduga lain nya, dan jesica yang memesan tidak hanya 1, tapi 3 minuman dan hanya 1 yang ada sianidanya. jadi kalau pegawai kafe yang memasukkan sianida, berarti pembunuhan acak, karena gak bisa kan pegawai kafe memilihkan minuman yang ada sianidanya itu ke orang tertentu
    jadi, gak ada motif bagi pegawai kafe

    nah, jelas kan, yang tidak punya alibi, dan punya motif untuk membunuh itu siapa
    ya si jesica itu

    Suka

  9. Ping balik: Diduga Aniaya Model Cantik Vanesya Angelic, Seorang Pengusaha Ditahan | Sing Indo

  10. danislexaw berkata:

    Kasus pembunuhan Mirna menyita perhatian masyarakat, bak drama. Sudah makin jelas siapakah pelakunya

    Suka

  11. Ping balik: Terkait Dugaan Kasus Perdagangan Ginjal, Polisi Geledah RSCM | Sing Indo

  12. Ping balik: Humor Gus Dur Tentang Badan Intelijen; Cocok Banget Sama Banyu Biru! | Sing Indo

  13. Ping balik: Gerindra: KMP Sudah Bubar! | Sing Indo

  14. Ping balik: VIDEO: Wajah Mirip Gubernur Jawa Barat “Ngemis” Kepada Arab Saudi | Sing Indo

  15. Ping balik: Pengacara Jessica “Kopi Maut” Ternyata Berstatus Tersangka Di Surabaya | Sing Indo

  16. Ping balik: Salut dengan Pemuda Tionghoa Satu Ini… Dia Lebih Memilih untuk Menjadi Anggota Kopassus daripada Menjadi Pengusaha | Sing Indo

  17. Ping balik: Joey Alexander, Pianis Cilik Indonesia Siap Tampil di Grammy Awards 2016 | Sing Indo

  18. Beau Piacenza berkata:

    Surabaya Jasa

    Suka

  19. Anonim berkata:

    mafia demi harta

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s