Didatangi Santri NU Untuk Dialog, Ustadz Wahabi Ngibrit Sehingga Jemaah Pengajian Wahabi Kocar Kacir

Didatangi Santri NU Untuk Dialog, Ustadz Wahabi Ngibrit Sehingga Jemaah Pengajian Wahabi Kocar Kacir

Perwakilan pengurus Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi PBNU) beserta rombongan dari Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (Padasuka) menghadiri Kajian Islam bertema “Pemurtadan Terselubung di Balik Gerakan Jaringan Islam Nusantara” yang digelar di Masjid Al-Mujahidin Jl. Anggrek Nelimurni VII Blok A Slipi Jakarta Barat, Ahad (14/2).

Acara yang diselenggarakan Panitia Kajian Salafy Jakarta ini menghadirkan pembicara tunggal Ustadz Lukman bin Muhammad Ba’abduh.

Baca juga: Usia 40 Tahun Begitu Istimewa, Al-Qur’an Pun Menyebutnya

Baca juga: VIDEO: Kalah Debat Melawan Kiyai NU, Ustadz Wahabi Di Balikpapan Ngacir Dan Jadi Bahan Tertawaan Jamaah Majelis

Sebagaimana tertera dalam panflet publikasi yang tersebar sebelumnya, tema pengajian tersebut terbilang cukup provokatif dan berisi tuduhan bahwa gerakan Islam Nusantara merupakan ancaman bagi umat Islam di Indonesia.

Didatangi Santri NU Untuk Dialog, Ustadz Wahabi Ngibrit Sehingga Jemaah Pengajian Wahabi Kocar Kacir

“Islam Nusantara itu bukan mazab atau aliran baru yang perlu dicurigai macam-macam. Islam Nusantara adalah bentuk sikap kita yang hidup di Nusantara untuk menjalankan keyakinan beragama kita, tanpa harus kita tercerabut dari akar kebudayaan lokal kita”, ungkap Wakil Sekretaris Lesbumi PBNU Abdullah Wong yang hadir ke tempat itu.

Senada dengan Wong, pengasuh Pondok Pesantren Darul Mukhtazin, Tegal, Eko Ahmadi mengatakan bahwa acara pengajian semacam ini cenderung memecah belah umat Islam sendiri dan menyampaikan tuduhan yang bisa mengakibatkan sikap permusuhan.

“Umat Islam harus mendapatkan informasi berimbang tentang apa itu Islam Nusantara, bukan melalui cara-cara agitasi dan menyampaikan kebencian seperti ini”, kata pria yang akrab Gus Eko, pengurus Departemen Seni dan Budaya Lesbumi PBNU.

Dengan berpakaian serba hitam, lima belas orang dari Padasuka dan Lesbumi PBNU hadir di Masjid Al-Mujahidin, Slipi dan langsung berbaur dengan ratusan jamaah yang sudah memadati tempat tersebut. Tak pelak, kedatangan mereka pun langsung menyita perhatian pengunjung lain yang hadir di masjid tersebut dan serta-merta mengubah atmosfir acara.

Herannya, Ustadz Lukman yang tengah berbicara pun akhirnya menyudahi ceramahnya dan forum itu pun akhirnya bubar.

“Kami hanya ingin mendengar apa yang dipahami saudara-saudara ini tentang Islam Nusantara. Jika memungkinkan mari kita berdialog secara terbuka, biar tak muncul fitnah”, kata Gus Eko, Ketua Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (Padasuka) Jawa Tengah.

“Saya sempat bilang sama panitia untik bicara langsung kepada Ustadz Lukman. Dan saya pun mendatangi beliau untuk tabayyun, mengajaknya berbicara. Tapi sayangnya dia menghindar dengan alasan ada acara lain”, lanjutnya.

Sebagaimana dituturkan Abdullah Wong, Gus Eko terlihat mengejar ustadz Lukman hingga ke pinggir jalan setelah tiba-tiba acara itu bubar. Namun demikian penceramah yang menyebut diri salafi tersebut menolak menemuinya dan langsung pergi dengan mobilnya.

“Nggak apa-apa, setidaknya kita sudah berniat baik untuk mengedepankan dialog. Kita juga sudah mendapatkan rekaman ceramah dan pamflet yang dibagikan kepada jamaah yang hadhir pada kesempatan tersebut. Saya berharap tidak ada provokasi-provokasi yang dapat memecah belah kita, baik sebagai umat Islam maupun entitas bangsa yang memiliki akar sejarah kebudayaan dan peradaban yang besar”, ujar Gus Eko.

Panitia dan Ustadz Luqman tidak memberi keterangan resmi tentang mengapa acara itu tiba-tiba bubar setelah rombongan Lesbumi PBNU dan Padasuka tiba di lokasi. Lesbumi PBNU memberi kesempatan kepada panitia dan ustadz Luqman untuk tabayyun dan berdiskusi lebih jauh tentang Islam Nusantara di Kantor PBNU Jalan Kramat Raya No 164 Jakarta.

Didatangi Santri NU Untuk Dialog, Ustadz Wahabi Ngibrit Sehingga Jemaah Pengajian Wahabi Kocar Kacir

Sumber: metroislam

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Religi dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

15 Balasan ke Didatangi Santri NU Untuk Dialog, Ustadz Wahabi Ngibrit Sehingga Jemaah Pengajian Wahabi Kocar Kacir

  1. Mase berkata:

    Lhadalah bisa gutu ya

    Suka

  2. gilaroda2ga berkata:

    Islam nusantara yg rahmatan lil ‘alamin adalah pelaksanaan nyata piagam madinah yg dicontohkan Rosululloh SAW… Dibawa ke Indonesia oleh walisongo dan diteruskan warga NU… Itulah Islam sebenarnya yg penuh damai… Wallohu a’lam…. Cmiiw…

    Disukai oleh 1 orang

  3. Jaka Aswaja berkata:

    Wadohh, wahabrettt beraninya hanya debat dan koar koar di dunia maya/internet saja ternyata, pas di kehidupan riil didatangi para santri, ehh malah ngacir lintang pukang kaya jambret mau dimassa hahahaha.

    Makan tuh tritauhid wahabrett !! Ngakunya salaf dan ahlussunnah tapi nggak ngakuin mazhab, malah percaya dongeng tukang servis arloji bernama Albany. Shame on you dudes!

    Disukai oleh 1 orang

  4. Ping balik: Usia 40 Tahun Begitu Istimewa, Al-Qur’an Pun Menyebutnya | singindo

  5. Ping balik: VIDEO: Kalah Debat Melawan Kiyai NU, Ustadz Wahabi Di Balikpapan Ngacir Dan Jadi Bahan Tertawaan Jamaah Majelis | singindo

  6. Ping balik: Survey Kompas 15 Februari 2016: 84% Responden Nyatakan Citra Presiden Jokowi Baik | singindo

  7. Ping balik: Digugat Cerai Suryono, Bella Shofie Pasrah | singindo

  8. Ping balik: Nah Ini Dia “5 Kehebatan” Wisata Lendir Di Kalijodo | singindo

  9. Ping balik: Kecanduan Film Porno, Wanita Ini Habiskan Rp 84 Juta Untuk Langganan Film XXX | singindo

  10. Ping balik: Ahmad Dhani Datangi Kalijodo, Ahok Pun Terbahak Bahak | singindo

  11. Ping balik: Surga Dunia Di Alexis Lantai 7 | singindo

  12. Anonim berkata:

    wahabi isdet

    Suka

  13. Ping balik: Tim Thomas Indonesia Melenggang ke Perempat Final | singindo

  14. Ping balik: Babak Baru Kasus Kopi Mirna. Jessica Ajukan Praperadilan ke PN Jakpus | singindo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s