Sidang Perdana Kasus Salim Kancil, Terdakwa Dijerat Pasal Berlapis

Lanjutan Kasus Salim Kancil, Jokowi Perintah Polda Jawa Timur Untuk Usut Kasus Ini Sampai Tuntas

Selamat malam Mas bro dan Mbak sis…

Kasus terbunuhnya Salim Kancil akibat konflik tambang pasir di Lumajang yang terjadi di bulan September 2015 ini akhirnya memasuki tahap sidang perdana.

Salim Kancil Dibunuh Akibat Konflik Tambang Pasir di Lumajang

Keluarga dan teman Salim Kancil, petani yang dibunuh secara keji di Lumajang, Jawa Timur, diminta tidak menghadiri sidang perdana kasus tersebut. Sidang kasus ini digelar kemarin di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (18/2/2016).

Sebagaimana dituliskan Laksono Hari Wiwoho di website regional.kompas.com, Anggota tim advokasi kasus Salim Kancil, A’ak Abdullah Al-Kudus, mengatakan bahwa Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melarang atau tidak memperkenankan istri Kancil, Tija, dan teman Kancil, Tosan, untuk menyaksikan sidang pertama tersebut.

“Awalnya Pak Tosan dan Bu Tija berencana menghadiri sidang perdana kasus Salim Kancil di Pengadilan Negeri Surabaya, namun pihak LPSK tidak mengizinkan dengan alasan keamanan,” kata A’ak kepada Antara, Rabu (17/2/2016).

A’ak menyebutkan, Tijah dan Tosan ingin mengetahui langsung persidangan kasus pembunuhan dan penambangan liar di Desa Selok Awar-Awar tersebut. Namun, LPSK menyarankan agar keduanya hadir di persidangan ketika dipanggil sebagai saksi oleh jaksa penuntut umum.

Dalam sidang kemarin, tim advokasi dengan 20 pengacara akan hadir dalam sidang tersebut.

A’ak mengatakan, kehadiran tim advokasi untuk memantau bahwa proses persidangan kasus Salim Kancil tersebut dilaksanakan secara jujur, terbuka, dan adil, sehingga kasus tersebut berjalan sesuai dengan prosedur hukum.

“Kami berharap majelis hakim dan jaksa penuntut umum tidak main-main dalam proses hukum kasus Salim Kancil, sehingga perkara itu harus diusut tuntas dan memenuhi rasa keadilan bagi para korban,” ucapnya.

Belum lama ini, Tija berharap agar pembunuh suaminya dihukum seberat-beratnya karena ia kehilangan penopang hidupnya dalam mencari nafkah keluarga.

“Harapan saya, para pelaku yang membunuh suami saya dihukum mati dan tidak perlu diberikan keringanan,” kata dia.

Adapun Tosan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat penegak hukum atas kasus penganiayaan yang dialaminya akibat menolak tambang pasir besi di Desa Selok Awar-Awar.

Kepolisian Daerah Jatim membuat 15 berkas perkara terpisah dalam kasus Salim Kancil, yakni kasus pembunuhan, penganiayaan, penambangan ilegal, dan pencucian uang, dengan tersangka sebanyak 27 orang.

Terdakwa Pembunuhan Salim Kancil Dijerat Pasal Berlapis

Informasi yang Singindo dapat dari rappler.com yang dituliskan oleh Amir Tedjo, Hariyono, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, misalnya harus menjalani beberapa kali sidang untuk kasus pembunuhan, tindak pidana pencucian uang, dan aktivitas penambangan ilegal.

Hariyono Kepala Desa Selok Awar-awar

Hariyono Kepala Desa Selok Awar-awar

Ia dianggap menjadi otak atas pembunuhan Salim dan penganiayaan terhadap Tosan.

Dalam kasus pembunuhan terhadap Salim, Hariyono didakwa oleh jaksa dengan pasal-pasal sebagai berikut:

  • pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,
  • pasal 338 tentang pembunuhan, dan
  • pasal 170 tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal.

Merujuk kepada pasal-pasal tersebut diatas, kemungkinan otak pembunuhan Salim Kancil diancam hukuman mati.

Rencananya, setelah sidang pertama dengan agenda utama pembacaan dakwaan, sidang kedua akan dilanjutkan pada 25 Februari dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kriminal dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Sidang Perdana Kasus Salim Kancil, Terdakwa Dijerat Pasal Berlapis

  1. semoga kasus hukumnya tuntas dan memenuhi rasa keadilan

    Suka

  2. Ping balik: Kezia Roslin Cikita Warouw Dinobatkan Sebagai Puteri Indonesia 2016 | singindo

  3. Ping balik: Peneliti CSIS: SBY Selalu Gunakan Jurus “Playing Victim” Dan Suka Curhat | singindo

  4. Ping balik: Lho, Cucu Raja Arab Kok Nggak Berh###b Dan Malah Pamer Susu?!?!? | singindo

  5. Ping balik: Tahukah Anda Kalau Jessica Kumala Wongso Adalah Orang ke-6 di Dunia yang Lolos Tes Lie Detector? | singindo

  6. Ping balik: Video Dian Sastro Jogging dengan Temannya Banyak yang Gemes | singindo

  7. Ping balik: Tulisan Ustad Abu Janda al-Boliwudi Terkait Buang Konde Perlu Dibaca Nih | singindo

  8. Ping balik: PSK Kalijodo Siap Telanjang Untuk Menghadang Penggusuran | singindo

  9. Ping balik: Ini Nama 4 WNI yang Ditangkap di Singapura karena Diduga Mau Gabung ISIS | singindo

  10. Ping balik: Lho, “Cucu Raja Arab” Kok Nggak Berhijab Dan Malah Pamer Susu??? | singindo

  11. Ping balik: Bilangnya Belum Menikah, Ternyata Ovi ‘Duo Serigala’ Sudah Nikah | singindo

  12. Ping balik: Nah Lho! Wahabi Membolehkan Wanita Masturbasi Memakai Terong | singindo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s