Customer Curhat Terkait Donasi Dalam Struk Pembelian, Starbucks Menjawab

Customer Curhat Terkait Donasi Dalam Struk Pembelian, Starbucks Menjawab

Selamat pagi Mas bro dan Mbak sis…

Tanggal 16 Maret 2016 sekitar pukul 12:14pm account Juhani Waty membagikan curhatannya soal donasi Rp 1.000 dalam struk pembelian Starbucks.

Berikut bunyi curhatan Juhani Waty di account Facebooknya.

Sudah lama tidak ke Starbuck, hari ini terpaksa sekali ke Starbuck krn customer nya gak mau jauh-jauh dari kantor nya, ok kita sepakat. Sambil nunggu customer datang, suami pesan minuman dan makanan.
Seperti biasa saya cek itu billing, eh ternyata tanpa ditawari kita kena charge DONASI. Gak terima saya menuju kasir.

Saya tanya: apa ini harus?
Kata kasir: ini sudah ketentuan management.
Saya tanya lagi: Donasi untuk apa?
Kata kasir: untuk yayasan orang orang miskin.
Saya tanya: Kenapa anda tidak tawarkan ke customer mengenai donasi ini? Kan ini sifatnya sumbangan, harus nya ditawarkan.
Kasir ngotot: ini sudah ketentuan management.
Saya juga ngotot: Kalau saya tidak mau?

Bingunglah mereka. Akhirnya supervisor turun dan setuju Rp. 1000 dikembalikan.

ENAK SAJA ASAL AMBIL UANG ORANG TANPA KASIH TAHU

Lha seribu rupiah sekali transaksi, berapa juta yang mereka terima dari hasil ngerampok 1.000 rupiah.

Memang percaya mereka mau kasih ke yayasan orang-orang miskin? Bullshit…. Bohong besar

Saat berita ini diturunkan postingan tersebut telah dikomentari banyak orang dan dishare 9.664 orang.

Kalau kita baca komentarnya ngeri Mas bro… ada yang mengkait-kaitkan dengan dana LGBT, ada yang menghubung-hubungkan dengan dana perang Israel… wah pokok nya complicated.

Melihat begitu banyaknya yang membagikan dan mengomentari dan juga agar issuenya tidak melebar kemana-mana, akhirnya pihak Gerai kopi Starbucks memberikan klarifikasi terkait terteranya donasi Rp 1.000 dalam struk pembelain.

Sebagaimana diwartakan Rivki di laman news.detik.com yang menyebutkan bahwa Starbucks menyatakan uang donasi tersebut tidak dibebakankan kepada konsumen.

Berikut penjelasan lengkap dari Starbucks Indonesia dalam siaran persnya kepada detikcom, Sabtu (18/3/2016). Siaran pers tersebut atas nama Yuti Resani selaku marketing communications & CSR manager PT Sari Coffee Indonesia.

Pernyataan Starbucks Indonesia:
Tanggapan Terhadap Donasi Rp. 1.000 oleh Starbucks Indonesia

Kami menyadari bahwa telah terjadi kebingungan mengenai donasi yang dilakukan Starbucks Indonesia kepada Planet Water Foundation pada project Water for Change. Oleh karenanya, kami ingin meluruskan mengenai hal tersebut. Melalui kerja sama Starbucks Indonesia dengan Planet Water Foundation sejak tahun 2013, Starbucks Indonesia menyumbangkan RP. 1.000 kepada Planet Water Foundation dari penjualan air mineral di gerai Starbucks dan hal ini tidak pernah dibebankan kepada pelanggan kami.

Melalui kerjasama dengan Planet Water Foundation, kami telah membantu memberikan akses air bersih kepada penduduk di 7 lokasi yaitu 2 di Bali, 1 di Bantar Gebang, 1 di Serang, 2 di Sumatra dan 1 di Jawa Timur dan lebih dari 10,000 orang sudah mendapatkan manfaat dari program ini.

Baru-baru ini kami mengganti format di struk dengan menampilkan donasi Rp. 1.000 untuk setiap air mineral yang terjual di gerai Starbucks. Kami sayangkan hal ini telah menimbulkan kebingungan dan disalah artikan bahwa donasi tersebut dibebankan ke pelanggan kami. Hal ini tidaklah benar. Sesungguhnya donasi tersebut sepenuhnya dilakukan oleh Starbucks Indonesia untuk program Water for Change kepada Planet Water Foundation. Sejak kami bermitra dengan Planet Water Foundation, harga air mineral tetap sama di Rp. 11.000 sejak tahun 2013 hingga kini.

Walaupun informasi singkat mengenai program ini telah disediakan pada botol dan wadah air mineral di gerai Starbucks, kami akan terus berupaya untuk mengkomunikasikan lebih baik kepada pelanggan kami mengenai donasi yang dilakukan Starbucks Indonesia. Mulai hari ini dan seterusnya, partners (pegawai) kami akan lebih baik menjelaskan bahwa donasi Rp.1.000 dari air mineral yang terjual sepenuhnya dilakukan oleh Starbucks Indonesia dan tidak pernah dibebankan ke pelanggan kami.

Kami mohon maaf atas kebingungan yang terjadi diantara pelanggan kami perihal donasi Starbucks Indonesia ke Planet Water Foundation. Starbucks Indonesia menyadari tanggung jawabnya untuk menggunakan kapasitasnya untuk kebaikan di komunitas sekitarnya.

Untuk informasi lebih lanjut perihal kemitraan kami dengan Planet Water Foundation, silahkan kunjungi websitenya disini dan disini.

Nah semoga clear sekarang ya Mas bro dan Mbak sis…

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Food dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Customer Curhat Terkait Donasi Dalam Struk Pembelian, Starbucks Menjawab

  1. goozir berkata:

    ora urus… ra tau ke startbucks kopi secangkir 20 ewu.. emnding di warkop punya orang pribumi bikinkaya mereka dari pada si stabucks

    Suka

  2. Ping balik: Pesan Simbolik Jokowi Dari Hambalang Untuk KPK | singindo

  3. Ping balik: HATI YANG BERSIH | singindo

  4. Ping balik: Bu Risma, Pak SBY Nginjek-nginjek Rumput Tuh (Patut Diduga Melanggar PERDA Kota Surabaya Nomor 7 Tahun 2002) | singindo

  5. Ping balik: Inilah Lima Pemimpin Dunia Terkorup… Indonesia Nomor 1 | singindo

  6. Ping balik: Ada 14 Catatan Kriminal Jessica Selama di Australia… Ini Kata Mantan Kapolda Metro | singindo

  7. Ping balik: Sudah Tiga Kali Ganti Suami Tidak Ada yang Kuat! | singindo

  8. Ping balik: MAJNUN | singindo

  9. Ping balik: Ada Aksi Sweeping di Demo Angkutan Umum, Pengendara Sepeda Motor Dipukuli Sopir Taksi Hingga Bibir Pecah | singindo

  10. Ping balik: Video Ricuh Aksi Demo Taksi | singindo

  11. Ping balik: Himpunan yang Terserak dari Aksi Demo Ricuh Sopir Taksi | singindo

  12. Mety berkata:

    Tp dr bill diatas Rp 1000,- tersebut dibebankan loh. Klo dr harga minuman termasuk pajak harusnya cuma
    Rp 27.000 + 27.000 + 40.000 + 10.000 = Rp. 104.000,-
    Trus penjelasannya katanya minuman slm ini Rp 11.000,- kenapa harganya tdk lgs saja Rp 11.000 kemudian dibawahnya di (-) Rp 1.000,- dg mark Water Donation?

    Suka

  13. mika berkata:

    seharusnya ada transparansi donasi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s