Terduga Pelaku Mutilasi Cinta Berdarah Atikah Akhirnya Ditangkap

Terduga Pelaku Mutilasi Cinta Berdarah Atikah Akhirnya Ditangkap

Selamat siang Mas bro dan Mbak sis…

Empat hari yang lalu Singindo ikut menyebarkan informasi terkait Polisi Buru Pelaku Mutilasi di Cikupa.

13 jam yang lalu account Instagram krishnamurti_91 memposting foto Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, S.IK., M.Si. yang sedang berada di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan memberitahukan bahwa beliau sedang memimpin tim kecil untuk mencari terduga pelaku pembunuh mutilasi Cikupa. Dan pada kesempatan itu pula beliau memohon doa restu agar operasi tersebut berjalan dengan lancar.

Syukur Alhamdulillah informasi yang Singindo dapat dari Hestiana Dharmastuti di laman news.detik.com mengabarkan bahwa Kusmayadi alias Agus (31), terduga kasus mutilasi Nur Atikah alias Nuri (33) akhirnya ditangkap saat ‘reuni’ dengan teman-teman lamanya di Surabaya. Ia tidak berkutik dan air matanya pun menetes.

Genap sepekan buron, Agus ditangkap oleh tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Tangerang Kabupaten dan Polsek Cikupa tepatnya di Rumah Makan Padang Sari Bundo, Jl Masrip, Karangtilang, Surabaya, Jatim pada Rabu 20 April siang.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kombes Krishna Murti, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan dan Kanit III Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Kompol Awalaudin Amin.

Kepada teman-temannya, pria yang disebut-sebut menjalin asmara dengan Nuri itu mengaku sedang main di Surabaya. Ia rupanya pernah bekerja di rumah makan tersebut sekitar tahun 2011. Ketika ditangkap polisi, Agus terkejut dan menangis.

Padahal, Agus cukup licin saat menjadi buronan polisi. Polisi melacak jejak Agus mulai dari Banten, Jakarta, Lampung, hingga Palembang. Pria yang telah beristri dan beranak satu ini sempat menjual handphone di Pasar Tigaraksa, Tangerang sebelum melarikan diri demi bertahan hidup di pelarian.

Agus akhirnya menghentikan langkahnya. Ia kini diperiksa intensif oleh polisi.

Begini 4 kisah pelarian Agus:

Setelah melarikan diri selama sepekan, Kusmayadi alias Agus (31), terduga pemutilasi Nur Atikah (33) alias Nuri akhirnya berhasil ditangkap tim gabungan. Agus ditangkap di kawasan Surabaya, Jawa Timur.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan Agus tersebut.

“Betul yang bersangkutan sudah ditangkap, saat ini masih dalam pemeriksaan intensif,” ujar Krishna kepada detikcom, Kamis (21/4/2016).

Agus ditangkap tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Tangerang Kabupaten dan Polsek Cikupa di Rumah Makan Padang Sari Bundo, Jl Masrip, Karangtilang, Surabaya, Jatim pada Rabu (20/4) siang.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kombes Krishna Murti, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan dan Kanit III Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Kompol Awaludin Amin.

Seorang sumber detikcom menyebut, Agus ditangkap saat sedang menemui temannya di rumah makan tersebut. Agus memang diketahui pernah bekerja di rumah makan tersebut sekitar tahun 2011.

Agus sempat menangis saat polisi menangkapnya di Surabaya.

“Dia terkejut waktu kita tangkap dan langsung menangis,” ujar seorang perwira yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Kamis (21/4/2016).

Agus ditangkap tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Tangerang dan Polsek Cikupa di Rumah Makan Selero Bundo, Jl Masrip, Karangpilang, Surabaya, Jatim pada Rabu (20/4) kemarin. Agus saat itu sedang menemui teman lamanya yang bekerja di rumah makan tersebut.

“Dia lagi nemuin temannya, karena dulu sekitar tahun 2011 dia kerja di situ,” ungkap sumber.

Kepada teman-temannya di situ, Agus mengaku bahwa dia ke Surabaya sedang main.

“Ya dia bilang lagi main-main saja ke Surabaya, terus mampir karena kangen teman-temannya,” lanjut peraiwa ini.

Sepak terjang Agus menghindari buruan polisi licin bagai belut.

Agus masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak menghilang saat jasad Nur Atikah yang termutilasi kaki dan tangannya ditemukan ditemukan di rumah kontrakannya di Talagasari, Cikupa, Tangerang, pada Rabu (13/4) lalu. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, dugaan pelaku mengarah kepada Agus.

Ia kini terus diburu oleh tim gabungan Polsek Cikupa, Polres Tangerang dan Polda Metro Jaya. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan timnya sudah melacak Agus ke beberapa tempat yang diduga sebagai tempat persembunyian Agus.

“Anggota sudah turun ke Lampung, ke Palembang untuk mengejar Agus ini karena informasinya dia ada di situ,” ujar Herry kepada detikcom, Rabu (20/4/2016).

Tim bahkan hingga ke luar Jawa. Tetapi, polisi tidak mendapatkan apa-apa di sejumlah lokasi tersebut. Polisi telah mendatangi rumah istri Agus di Kampung Jambu, Bogor. Terakhir, Agus terdeteksi berada di kawasan Bukti Duri, Jaksel. Tapi lagi-lagi, Agus begitu licin.  Ketika tim bergerak ke lokasi tersebut, Agus telah menghilang.

Kusmayadi alias Agus (31) melarikan diri setelah diduga memutilasi Nur Atikah (33). Demi menyambung hidup, Agus menjual telepon genggam milik korban.

Handphone Samsung J1 warna hitam itu dijualnya di Pasar Tigaraksa, Tangerang.

“Kami sudah menyita handphone korban, yang sempat dijual kepada seseorang di Pasar Tigaraksa, Tangerang,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada detikcom, Rabu (20/4/2016).

Handphone itu dijualnya sebelum melarikan diri. Polisi mengetahui hal itu setelah mendapatkan petunjuk yang mengarahkan ke pasar tersebut.

“Handphonenya itu dijual Rp 500 ribu,” imbuhnya.

Agus telah dicari ke sejumlah tempat di Jakarta, Banten bahkan hingga ke Surabaya. Polisi saat ini terus mencari pelaku ke beberapa lokasi.

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kriminal dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Terduga Pelaku Mutilasi Cinta Berdarah Atikah Akhirnya Ditangkap

  1. Azis Karim berkata:

    Bagus deh, biar cepet diproses

    Suka

  2. lamik gemini berkata:

    Semoga dihukum setimpal sesuai hukum yang berlaku..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s