Iklan
jump to navigation

Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan Desember 16, 2016

Posted by singindo in Teladan.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

setelah-cakar-cakaran-di-jalan-raya-sekarang-mereka-saling-bermaafan

Selamat malam Mas bro dan Mbak sis…

Setelah cakar-cakaran dan tarik-tarikan baju di jalan raya, Dora Natalia akhirnya menemui Aiptu Sutisna yang sempat menjadi sasaran kemarahannya.

Informasi yang Singindo dapat dari Mei Amelia R seorang jurnalis dari news.detik.com, Dora sampai mencium tangan Sutisna dan menangis.

Momen tersebut diabadikan oleh Kabag Renmir Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Irvan Prawira melalui akun Facebook miliknya. Dalam akun Facebook itu, Irvan memposting sebuah foto di mana Dora yang mengenakan kerudung ungu itu mencium tangan Sutisna sambil menangis.

“Ini menjelaskan segalanya
Alhamdulilah
Allah Maha Besar
Allah Maha Mengampuni

“#stopkebencian,” tulis Irvan yang diposting 2 jam yang lalu seperti dilihat detikcom, Jumat (16/12/2016).

Sementara itu, seorang perwira polisi yang enggan disebutkan namanya itu mengungkapkan, pertemuan tersebut terjadi pagi tadi. Dora berinisiatif menemui Sutisna untuk meminta maaf secara langsung atas insiden tersebut.

Menurut perwira polisi ini, Dora ditemani oleh orangtuanya yang datang dari Sumatera Utara, adiknya, Desi Singarimbun serta suami adiknya. Dalam pertemuan itu, Dora langsung menangis dan meminta maaf kepada Sutisna. Dora juga telah mengakui kesalahannya dan mengaku khilaf atas kejadian tersebut.

Top Posts:

Iklan

Komentar»

1. singkobay - Desember 17, 2016

alhamdulillah…

Suka

2. Tradisional Steamboat Lezat Rp 100 Ribu Per Paket Hanya Ada di Combi Café Batam | singindo - Desember 21, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka

3. Polisi Sutisna Dapat Penghargaan Lagi, Kali Ini dari Duta Besar Arab Saudi | singindo - Desember 22, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka

4. Seleb Dunia Ikutan Demam “Om Telolet Om” di Twitter | singindo - Desember 22, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka

5. Estimasi Biaya Perbaikan AC Sepuluh Kali Lipat Dari Biaya Sebenarnya, Kemampuan Service Advisor Dipertanyakan | singindo - Desember 25, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka

6. Keluarga Korban Pembunuhan di Pulomas Ternyata Keluarga Yang Singindo Kenal | singindo - Desember 28, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka

7. Kapolda Metro Jaya: Pelaku Pembunuhan di Pulomas Sudah Ditangkap | singindo - Desember 28, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka

8. Inilah Identitas Pelaku Pembunuhan di Pulomas | singindo - Desember 29, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka

9. Erlinda: Di Balik Kejadian Ini, Tersimpan Suatu Cerita Yang Sangat Luar Biasa. Namun, Dengan Segala Hormat, Saya Tidak Bisa Menceritakan Itu | singindo - Desember 29, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka

10. Ini Wajah Pius Pane, Pelaku Pembunuhan di Pulomas Yang Masih Diburu Polisi | singindo - Desember 30, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka

11. Video Pilot Citilink Tekad Purna Berjalan Sempoyongan Dalam Kondisi Mabuk Terekam Kamera | singindo - Desember 31, 2016

[…] Setelah Cakar-Cakaran Di Jalan Raya Sekarang Mereka Saling Bermaafan […]

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: