Satu Mobil Satu Garasi… Bisa Kok… Ini Contohnya!

gambar hanya ilustrasi
sumber: renovasi-rumah.net

Surabaya – Kita khan sekarang ini mendengar adanya wacana atau juga rencana penerapan aturan satu garasi satu mobil yang tentunya pasti ada yang pro dan ada yang kontra di Jakarta. Tidak sedikit yang meragukan apakah aturan ini bisa diimplementasikan atau hanya wacana saja.

Tapi sebuah perkampungan di Surabaya punya bukti jika aturan satu mobil satu garasi bukanlah hal yang mustahil untuk diberlakukan.

Informasi yang Singindo dapat dari CNN, Sebuah perkampungan di Surabaya mengubur keraguan soal bisa tidaknya aturan satu mobil satu garasi diberlakukan.

Terletak di salah satu wilayah terpadat penduduknya di Surabaya, Perkampungan Demak Timur berhasil menerapkan aturan ini. Bahkan sejak 30 tahun silam saat hanya segelintir warga yang memiliki mobil.

Tidak ada pemandangan warga RW 06 Kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan yang memarkirkan mobilnya di depan rumah atau jalan depan. Hanya tamu, Yang dibolehkan parkir. Dan itupun ada batas waktunya. Semua pemilik mobil harus membangun garasi.

Salah satunya Agus Hariyanto warga RT 02 yang terdampak kebijakan ini. Agus merelakan teras depan rumahnya beralih fungsi menjadi garasi. Pagar pun Ia jebol.

“Awalnya waktu kita mau beli mobil itu saya berpikir karena garasi saya tidak punya. Akhirnya wah saya nekat. Nanti karena kesepakatan warga disini ada, Makanya mau gak mau harus bongkar salah satu pagar rumah. Makanya ketika saya beli, Seminggu setelah itu langsung saya bongkar.” kata Agus Hariyanto.

Bukan hanya Agus, Warga lain yang memiliki lebih dari satu mobil pun juga harus taat aturan. Teras rumah dibongkar agar muat diisi dua mobil. Awalnya aturan ini hanya berlaku di kampung-kampung saja.

Di kampung Agus tinggal ada 30 rumah dan 17 diantaranya memiliki mobil. Populasi mobil yang lebih dari separo jumlah rumah tidak menjadi hambatan warga membuat aturan mobil wajib masuk garasi. Tidak ada penolakan dari pemilik mobil. Warga merasa aturan ini untuk kebaikan bersama.

“Sehingga tentunya itu untuk menjaga, Pertama kalau ada yang sakit khan ambulan masuknya gampang. Kalau ada kebakaran masuknya juga gampang. Ketiganya tidak mengundang kejahatan. Kalau parkir dijalan otomatis khan mengundang kejahatan. Keempat yaitu untuk keamanan dan kenyamanan.” kata Ketua RW 06 Demak Timur, Suhartoyo.

Sejak Februari lalu jalan utama di perkampungan ini juga steril dari mobil parkir. Sepanduk dan rambu larangan dipasang. Meski begitu bagi warga yang rumahnya benar-benar tidak memiliki lahan untuk garasi, pengurus RW menyediakan lahan kosong milik warga yang terbengkalai sebagai parkir umum. Warga hanya perlu membayar tip untuk penjaga.

Hasilnya, Perkampungan disana tertata rapi dan bersih. Ruang bermain anak-anak pun semakin luas. Warga juga bisa leluasa beraktifitas di kampung. Warga Demak Timur menunjukkan, Meski berada di perkampungan padat penduduk mereka bisa mempelopori gerakan satu mobil satu garasi secara swadaya.

Top Posts:

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Edukasi dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Satu Mobil Satu Garasi… Bisa Kok… Ini Contohnya!

  1. Ping balik: Jonru Ginting Naik Kelas Jadi Tersangka Ujaran Kebencian | singindo

  2. Ping balik: Sambut Hari Batik Nasional, Bike To Work Batam Kenakan Batik Keliling Kota | singindo

  3. Ping balik: Monaco Punya Monte Carlo, Singapore Punya Marina Bay, Batam Punya Nagoya! | singindo

  4. Ping balik: Berapa Harga Kompresor AC Chevrolet Spin? | singindo

  5. Ping balik: Tidak Puas Hanya Menjadi Orang Terkaya No 2 di China, Jack Ma Terlibat Adu Acting Bersama Jet Li | singindo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s